Bandung, Jawa Barat, Indonesia
MenZone

12 Langkah Merawat Area Intim Pria

Ditulis oleh Hagi Hagoromo Dipublikasikan pada 14 October 2025 19

12 Langkah Merawat Area Intim Pria

Merawat area intim pria bukan sekadar urusan kebersihan—melainkan bagian penting dari menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah infeksi. 

Topik perawatan area intim pria sering kali dianggap tabu untuk dibicarakan. Padahal, kesehatan dan kebersihan di bagian ini sama pentingnya dengan bagian tubuh lain, bahkan dapat berpengaruh besar pada kualitas hidup, kepercayaan diri, dan hubungan dengan pasangan.

Dengan pendekatan yang benar dan produk yang tepat, area ini bisa tetap sehat, tanpa dampak negatif di kemudian hari.

1. Cuci Sehari-hari dengan Lembut
Pembersihan rutin yang lembut sangat dianjurkan. Seperti yang disarankan urologyexperts.com, mandi harian dan mengeringkan area genital secara menyeluruh dengan sabun tanpa pewangi membantu mencegah bakteri masuk ke saluran kemih.

2. Pilih Sabun yang Sesuai
Gunakan sabun netral atau sabun khusus pH seimbang (sekitar pH 5–6). Dr. Paulo Egydio spesialis urologi dari Egydio Medical Center EMC, menyarankan sabun ringan dan tidak beraroma karena menjaga keseimbangan mikrobioma dan mencegah infeksi kulit seperti balanitis.

3. Perhatian bagi yang Belum Sunat
Jika belum disunat, penting untuk menggulung kulit kulup secara perlahan saat mencuci dan memastikan area di bawahnya kering. Hal ini, menurut joshuagonzalezmd.com, mengurangi penumpukan smegma yang bisa memicu infeksi seperti balanitis atau infeksi saluran kemih.

4. Jangan Over-Clean
Menggosok berlebihan atau memakai scrub keras pada area genital bisa menyebabkan iritasi, kulit kering, bahkan luka mikro. Sesuai panduan dari Sexual Health Victoria, bersihkan perlahan dengan air atau pembersih lembut dan hindari produk mengandung aroma tajam.

Baca Juga: Perbedaan Antara Kulit Pria dan Wanita

5. Selalu Keringkan dengan Baik
Masih dari Sexual Health Victoria, area lembap adalah surga pertumbuhan jamur dan bakteri. Setelah mandi, keringkan area intim sepenuhnya—bisa dengan handuk bersih atau hair dryer di suhu rendah—agar risiko infeksi menurun.

6. Ganti Celana Dalam Setiap Hari
Ganti pakaian dalam tiap hari, terutama setelah berkeringat atau berolahraga. Urologic dan  urologyexperts.com bilang, bahan berbahan katun yang menyerap, dibandingkan dengan kain sintetis, membantu mencegah iritasi dan jamur berkembang.

7. Hindari Riasan atau Bahan Iridan
Produk seperti tisu basah beraroma, lulur parfum, atau bedak ‘hygiene' sering mengandung zat iritasi. Hindari penggunaannya di area intim seperti yang disarankan Sexual Health Victoria.

8. Cuci dari Depan ke Belakang
Cara ini, kata Urologic, mencegah bakteri usus berpindah ke uretra, mengurangi risiko infeksi saluran kemih [ISK]—praktik dasar yang sering tidak diperhatikan.

9. Minum Air Cukup & BAK Teratur
Masih dari Urologic, minum cukup air membantu tubuh membilas bakteri melalui urin. Buang air kecil setelah hubungan seksual juga disarankan untuk mencegah infeksi.

Baca Juga: Perawatan Pasca-Cukur dengan Aftershave

10. Waspadai Gejala Kulit Patologis
Beberapa kondisi—seperti balanoposthitis, lichen sclerosus, psoriasis genital, atau infeksi menular seksual—memerlukan perhatian medis. Dilansir dari Top Doctors, seorang dokter kulit atau genito-urology specialist seperti Dr. Rex Melville dari Top Doctors London sering menegaskan pentingnya diagnosis dini dan perawatan tepat.

11. Cegah dengan Gaya Hidup Sehat
Pola hidup sehat—diet seimbang, tidur cukup, dan tidak merokok—turut mendukung kesehatan reproduksi. Verywell Health menyarankan menjaga kesehatan kulit genital juga turut menjaga sistem reproduksi secara menyeluruh.

12. Segera Konsultasi Bila Ada Gejala Aneh
Bila muncul gatal berlebih, bau tidak sedap, luka, atau sensasi terbakar, jangan menunda—segera periksa ke dokter. Tutup rasa malu dengan kesadaran bahwa merawat tubuh sendiri adalah tanda tanggung jawab dan kecerdasan.

Pada akhirnya, merawat area intim pria bukan sekadar soal kebersihan, tetapi juga wujud kepedulian terhadap kesehatan diri dan pasangan. Dengan langkah sederhana, penuh kesadaran, serta konsultasi tepat saat dibutuhkan, pria dapat menjaga organ reproduksinya tetap sehat sekaligus merasa lebih percaya diri dalam kesehariannya. [][Rommy Rimbarawa/TBV]

Artikel Terkait

Rambut Lembut Seharian Tanpa Drama Keramas Berulang
HairCare

03 Nov 2025

Rambut Lembut Seharian Tanpa Drama Keramas Berulang

Rahasia rambut lembut bukan di seberapa sering keramas, tapi seberapa lembut kamu merawatnya.

Serum: Si Kecil yang Bekerja Keras
SkinCare

10 Nov 2025

Serum: Si Kecil yang Bekerja Keras

Serum adalah langkah kecil dengan efek besar. Pilih sesuai kebutuhan kulit, gunakan dengan benar, dan biarkan konsistensi bekerja.

Grooming Pria Modern: Bahan Aman untuk Area Sensitif
MenZone

20 Nov 2025

Grooming Pria Modern: Bahan Aman untuk Area Sensitif

Area intim pria membutuhkan perawatan ekstra menggunakan bahan yang lembut dan aman. Pilih formulasi pH seimbang dan hindari bahan keras untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan kulit.

Rambut Rontok? Bisa Jadi dari Cara Keramas yang Salah
MenZone

11 Nov 2025

Rambut Rontok? Bisa Jadi dari Cara Keramas yang Salah

Rambut rontok tak selalu soal genetik. Bisa jadi cara keramas Anda yang keliru. Ubah kebiasaan kecil untuk hasil besar.