Ada hari-hari ketika rambut terasa ringan dan mudah diatur. Namun, ada juga saat rambut terlihat cepat lepek, bahkan hanya beberapa jam setelah keramas.
Rambut lepek sering membuat banyak orang merasa kurang percaya diri. Rambut terlihat lebih datar, sulit ditata, dan kadang terasa seperti cepat kotor.
Masalah ini sebenarnya cukup umum. Bahkan orang yang rutin merawat rambut pun bisa mengalaminya.
Seringkali penyebabnya bukan karena rambut ‘tidak sehat’, melainkan karena keseimbangan minyak di kulit kepala yang tidak stabil.
Memahami penyebabnya membantu kita memilih cara perawatan yang lebih tepat dan tidak berlebihan.
Baca Juga: Rutinitas Rambut Sehat Tanpa Banyak Produk
Produksi Minyak di Kulit Kepala
Salah satu penyebab utama rambut mudah lepek adalah produksi sebum yang cukup tinggi di kulit kepala.
Salah satu penyebab utama rambut mudah lepek adalah produksi sebum yang cukup tinggi di kulit kepala.
Sebum adalah minyak alami yang diproduksi kelenjar sebaceous. Fungsinya sebenarnya baik, yaitu menjaga rambut tetap terlindungi dan tidak mudah kering.
Namun jika produksinya berlebih, minyak ini dapat membuat rambut terlihat berat dan cepat lepek.
Menurut penelitian tentang biologi rambut yang dipimpin Prof. Desmond J. Tobin dari University of Bradford, keseimbangan minyak pada kulit kepala merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi tampilan dan tekstur rambut.
Selain faktor alami, penggunaan produk yang terlalu berat juga dapat memperburuk kondisi ini.
Beberapa conditioner atau produk styling tertentu bisa meninggalkan residu yang membuat rambut terlihat lebih cepat berminyak.
Cara Mengurangi Rambut Lepek
Mengatasi rambut lepek biasanya dimulai dari kebiasaan yang cukup sederhana.
Mengatasi rambut lepek biasanya dimulai dari kebiasaan yang cukup sederhana.
Pertama, pilih sampo yang sesuai dengan kondisi kulit kepala. Sampo dengan formula ringan sering membantu membersihkan minyak tanpa membuat kulit kepala terlalu kering.
Kedua, gunakan conditioner hanya pada bagian batang rambut, bukan pada kulit kepala. Cara ini membantu menjaga kelembapan rambut tanpa menambah beban pada akar rambut.
Menurut Dr. Zoe Diana Draelos, dermatolog dari Duke University yang banyak menulis di Journal of Cosmetic Dermatology, residu produk pada kulit kepala dapat memengaruhi keseimbangan minyak dan membuat rambut tampak lebih berat.
Hal lain yang sering membantu adalah mengurangi kebiasaan terlalu sering menyentuh rambut.
Tangan dapat membawa minyak alami dari kulit sehingga rambut menjadi lebih cepat berminyak.
Perawatan rambut tidak selalu membutuhkan banyak produk. Seringkali, perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari sudah cukup membantu rambut terasa lebih ringan dan mudah diatur. [][Vikalena Lasmoskwa/TBV]
Penulisan dan riset untuk artikel ini dibantu AI dan telah melewati kurasi Redaksi.