Azelaic acid membantu jerawat, kemerahan, dan hiperpigmentasi dengan cara kerja stabil dan relatif aman untuk kulit sensitif.
Azelaic acid belakangan sering muncul sebagai rekomendasi untuk berbagai masalah kulit. Ia disebut mampu membantu jerawat, kemerahan, hingga hiperpigmentasi ringan. Namun berbeda dari bahan aktif lain yang lebih agresif, azelaic acid bekerja dengan cara yang relatif tenang.
Azelaic acid adalah asam dikarboksilat yang secara alami ditemukan pada gandum, barley, dan rye. Dalam formulasi skincare, ia bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat di permukaan kulit.
Azelaic acid juga memiliki efek anti-inflamasi. Inilah sebabnya bahan ini sering direkomendasikan untuk kulit yang mudah kemerahan atau memiliki kondisi rosacea ringan.
Untuk kulit berjerawat, azelaic acid membantu mengurangi jumlah jerawat aktif tanpa membuat kulit terlalu kering. Efeknya memang bertahap, tetapi relatif stabil.
Kombinasi manfaat antibakteri, anti-inflamasi, dan pengontrol pigmentasi menjadikan azelaic acid sebagai bahan aktif multifungsi dengan profil keamanan yang baik.
Konsentrasi azelaic acid dalam produk skincare umumnya berkisar antara 5 hingga 10 persen untuk penggunaan kosmetik. Pada kadar ini, bahan aktif bekerja efektif dengan risiko iritasi yang relatif rendah.
Azelaic acid dapat digunakan bersamaan dengan bahan aktif lain, tetapi tetap perlu memperhatikan respons kulit. Penggunaan tabir surya tetap dianjurkan untuk mendukung hasil dan menjaga stabilitas kulit.