Ceramide adalah lipid alami yang menjaga skin barrier tetap kuat. Kandungan ini penting untuk kulit sensitif, kering, dan mudah bereaksi.
Ceramide semakin sering disebut dalam dunia skincare, terutama ketika pembahasan mengarah pada skin barrier dan kulit sensitif. Banyak produk menonjolkan kandungan ini, tetapi tidak sedikit yang menggunakannya tanpa benar-benar memahami fungsinya. Akibatnya, ceramide sering dianggap sebagai pelengkap, bukan komponen utama.
Padahal, ceramide merupakan bagian alami dari struktur kulit. Ia bekerja secara diam-diam menjaga keseimbangan, melindungi kulit dari kehilangan kelembapan, dan mempertahankan ketahanannya terhadap gangguan dari luar. Tanpa ceramide yang cukup, kulit mudah mengalami berbagai masalah yang tampak sepele tetapi mengganggu.
Ceramide adalah lipid alami yang menyusun lapisan pelindung kulit. Ia bekerja seperti perekat antar-sel kulit, menjaga agar struktur kulit tetap rapat dan utuh. Dengan struktur yang terjaga, kulit mampu mempertahankan kelembapan dan melindungi diri dari iritan.
Seiring bertambahnya usia atau akibat paparan lingkungan, kadar ceramide alami dapat menurun. Penurunan ini membuat kulit lebih mudah kering, terasa kasar, dan sensitif. Dalam kondisi tertentu, kulit juga menjadi lebih reaktif terhadap produk yang sebelumnya terasa aman.
Kulit yang kekurangan ceramide sering menunjukkan tanda-tanda yang halus tetapi konsisten. Rasa kering meski sudah menggunakan pelembap, kulit terasa ketarik setelah mencuci wajah, atau mudah memerah adalah beberapa contohnya. Kondisi ini menandakan skin barrier tidak bekerja optimal.
Ceramide cocok digunakan oleh hampir semua jenis kulit. Kandungan ini aman dipadukan dengan bahan aktif lain karena tidak bersifat eksfoliatif atau iritatif. Justru, ceramide sering berfungsi sebagai penyeimbang dalam rutinitas skincare.