Bandung, Jawa Barat, Indonesia
PersonalCare

Benarkah Over-Shower Bikin Kulit Mudah Rusak?

Ditulis oleh Vikalena Lasmoskwa Dipublikasikan pada 19 November 2025 27

Benarkah Over-Shower Bikin Kulit Mudah Rusak?

Over-shower dapat mengikis minyak alami kulit, memicu kulit kering, iritasi, dan gangguan mikrobioma. Menjaga frekuensi mandi tetap wajar membantu kulit mempertahankan fungsi alaminya.

Rutinitas mandi itu menyegarkan. Tapi apakah tubuh selalu membutuhkannya? Kadang, yang kita kira bersih dengan over-shower justru mengikis pelindung alami kulit.

Mandi sering kali dianggap sebagai cara tercepat untuk mengembalikan energi, seolah ada jarak tipis antara air yang mengalir dengan perasaan lega yang kita cari. Namun, di sisi lain, tubuh memiliki sinyal-sinyalnya sendiri tentang kapan ia benar-benar membutuhkan sentuhan air itu.

Fenomena over-shower kini banyak diperbincangkan, terutama di negara beriklim tropis seperti Indonesia, tempat mandi lebih sering dilakukan bukan hanya karena kebutuhan fisik, tetapi juga emosional. Namun, apakah frekuensi ini benar-benar baik untuk kulit?

Menurut American Academy of Dermatology [AAD], mandi terlalu sering dapat mengikis lapisan pelindung alami kulit yang disebut skin barrier, lapisan yang bertugas menjaga kelembapan sekaligus mencegah iritasi. Jika lapisan ini terganggu, kulit menjadi lebih mudah kering dan sensitif.

Dilansir dari Healthline, kebiasaan mandi berlebihan juga dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma kulit — kumpulan bakteri baik yang melindungi permukaan kulit dari patogen. Saat keseimbangan ini rusak, kulit menjadi lebih rentan mengalami jerawat badan, gatal, hingga iritasi.

Ketika Kebiasaan Bersih Justru Mengiritasi Kulit
Sering kali kita mandi bukan karena kotor, tetapi karena terbiasa. Namun, satu hal yang jarang disadari: sabun yang terlalu sering digunakan dapat mengikis minyak alami yang menjaga kelembutan kulit.

Harvard Health menyebutkan bahwa minyak alami tubuh merupakan bagian dari sistem perlindungan kulit yang paling mendasar. Ketika minyak ini hilang terlalu sering, kulit menjadi rapuh dan sulit mempertahankan kelembapan alaminya.

Inilah sebabnya beberapa orang justru mengalami kulit perih, terkelupas, atau terasa tertarik setelah mandi — bukan karena kulit mereka bermasalah, tetapi karena rutinitas mandinya terlalu keras bagi tubuh.

Di titik ini, kita diajak kembali mendengarkan tubuh: apakah benar tubuh meminta pembersihan, atau hanya sekadar ingin merasakan nyaman?

Frekuensi Mandi Ideal dan Tanda bahwa Kulit Mulai Lelah
Setiap orang memiliki kebutuhan mandi yang berbeda, tetapi para ahli kulit sepakat bahwa mandi dua kali sehari sudah cukup, bahkan bagi mereka yang tinggal di iklim lembap.

AAD menegaskan bahwa mandi terlalu sering — terutama dengan air panas — mempercepat hilangnya lipid alami pada permukaan kulit, yang berperan penting menjaga rasa nyaman dan kelembutan.

Jika kulit mulai terasa panas, gatal, atau mudah memerah setelah mandi, itu bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang meminta kita untuk memperlambat ritme kebersihan yang berlebihan.

Langkah sederhana seperti menggunakan sabun hanya pada area tertentu, memilih suhu air yang lebih hangat daripada panas, dan memberi jeda agar kulit bisa bernapas dapat membantu merestorasi kenyamanan alami kulit. [][Vikalena Lasmoskwa/TBV]

penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi

Artikel Terkait

Kulit Rusak Gara-Gara Kosmetik? Begini Cara Memperbaikinya!
SkinCare

20 Nov 2025

Kulit Rusak Gara-Gara Kosmetik? Begini Cara Memperbaikinya!

Kulit rusak akibat kosmetik dapat membaik dalam 2–6 minggu jika perawatan dihentikan dan diganti dengan skincare lembut. Fokus pada pemulihan barrier kulit.

Kuku Sehat, Percaya Diri Meningkat
PersonalCare

06 Nov 2025

Kuku Sehat, Percaya Diri Meningkat

Merawat kuku bukan sekadar estetika, tapi tanda kasih pada diri sendiri.

Bangun Pagi, Rawat Diri, dan Dunia Jadi Sedikit Lebih Baik
PersonalCare

04 Nov 2025

Bangun Pagi, Rawat Diri, dan Dunia Jadi Sedikit Lebih Baik

Awali hari dengan rutinitas sederhana: bersihkan, lembapkan, dan lindungi kulit. Self-care kecil bisa bikin hari terasa lebih baik.

Menyikapi Bulu Halus di Atas Bibir Wanita
PersonalCare

16 Dec 2025

Menyikapi Bulu Halus di Atas Bibir Wanita

Bulu halus di atas bibir wanita adalah hal alami. Bisa dihilangkan atau dibiarkan, selama dilakukan dengan cara aman dan sesuai kondisi kulit.