Bandung, Jawa Barat, Indonesia
PersonalCare

Mengapa Kulit di Ruangan Ber-AC Lebih Cepat Kering?

Ditulis oleh Vikalena Lasmoskwa Dipublikasikan pada 10 January 2026 9

Mengapa Kulit di Ruangan Ber-AC Lebih Cepat Kering?

Udara AC membuat kulit cepat kering. Pelembap dengan humektan dan emolien membantu menjaga hidrasi dan kenyamanan kulit sepanjang hari.

Udara terasa sejuk dan nyaman, namun kulit sering pulang dengan rasa tertarik dan lelah. Perlu pelembap macam apa?

Berada di ruangan berpendingin udara dalam waktu lama sering dianggap aman bagi kulit. Padahal, AC menurunkan kelembapan udara sehingga air di permukaan kulit menguap lebih cepat. Akibatnya, kulit menjadi kering, terasa ketarik, dan lebih sensitif.

Kondisi ini sering dialami pekerja kantoran, mahasiswa, atau siapa pun yang menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruangan tertutup. Kulit kehilangan keseimbangan hidrasi tanpa kita sadari, lalu mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan.

Pelembap bukan lagi sekadar pelengkap dalam rutinitas, tetapi menjadi kebutuhan dasar bagi kulit yang hidup di lingkungan ber-AC.

Peran Pelembap dalam Menjaga Keseimbangan Kulit
Pelembap bekerja dengan membantu kulit mempertahankan air di dalam lapisan terluarnya. Ia membentuk lapisan tipis yang memperlambat penguapan air, sehingga kulit tetap terhidrasi lebih lama.

Selain menjaga kelembapan, pelembap membantu memperkuat skin barrier. Ketika lapisan pelindung ini kuat, kulit lebih tahan terhadap perubahan lingkungan seperti udara kering dan suhu dingin.

Pelembap yang tepat juga membantu kulit terasa lebih nyaman. Rasa gatal, perih ringan, atau ketarik dapat berkurang ketika kulit berada dalam kondisi lembap dan stabil.

Cara Memilih dan Menggunakan Pelembap untuk Ruangan Ber-AC
Untuk kondisi ini, pilih pelembap yang mengandung humektan seperti glycerin atau hyaluronic acid untuk menarik air ke dalam kulit. Tambahkan emolien seperti ceramide atau squalane untuk mengunci kelembapan.

Tekstur pelembap sebaiknya disesuaikan dengan jenis kulit. Kulit berminyak bisa memilih gel ringan, sementara kulit kering membutuhkan krim yang lebih kaya.

Waktu pemakaian juga berpengaruh. Mengaplikasikan pelembap segera setelah mencuci wajah membantu mengunci air yang masih ada di kulit. Mengulang pemakaian di siang hari, jika memungkinkan, membantu menjaga kenyamanan kulit sepanjang hari.

Kulit yang sering berada di ruangan ber-AC membutuhkan perhatian ekstra, bukan karena ia bermasalah, tetapi karena lingkungannya menuntut adaptasi. Dengan pelembap yang tepat, kulit dapat tetap terasa nyaman meski hidup di udara buatan. [][Vikalena Lasmoskwa/TBV]

Penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi

Artikel Terkait

Kenapa Lutut, Siku, dan Mata Kaki Mudah Menghitam? Ini Cara Merawatnya
PersonalCare

19 Jan 2026

Kenapa Lutut, Siku, dan Mata Kaki Mudah Menghitam? Ini Cara Merawatnya

Lutut, siku, dan mata kaki mudah kering dan menghitam akibat gesekan, sel kulit mati, dan kurang perlindungan. Perawatan rutin membantu meratakannya.

Berdamai dengan Kerutan di Sekitar Mata
PersonalCare

03 Jan 2026

Berdamai dengan Kerutan di Sekitar Mata

Kerutan mata adalah proses alami. Dengan hidrasi, perlindungan matahari, dan kebiasaan sehat, area mata dapat menua secara lebih nyaman dan terawat.

Perawatan Tubuh Berkelanjutan di Musim Hujan
PersonalCare

14 Oct 2025

Perawatan Tubuh Berkelanjutan di Musim Hujan

Hujan deras menyapa jendela, dan Anda mungkin merasa kulit tangan atau kaki sedikit kering meski udara terasa lembap.  Musim hujan di Oktober 2025 membawa tantangan tersendiri untuk menjaga tubuh tetap sehat dan nyaman. Namun, dengan perawatan tubuh berkelanjutan, Anda bisa merangkul kecantikan alami sekaligus mendukung lingkungan. Bayangkan merawat tubuh dengan bahan lokal Indonesia, seperti minyak kelapa, yang terasa seperti pelukan hangat dari alam. Artikel ini akan memandu Anda melalui rutinitas sederhana untuk tubuh sehat di musim hujan. Mengapa Perawatan Berkelanjutan? Perawatan berkelanjutan berfokus pada produk ramah lingkungan dan kesehatan jangka panjang. Di musim hujan, kulit tubuh rentan iritasi akibat kelembapan atau pakaian basah. Menurut Journal of Cleaner Production [2023], produk dengan bahan alami mengurangi risiko iritasi hingga 25% dibandingkan formula kimia berat. Oleh karena itu, memilih bahan lokal seperti minyak kelapa atau kopi adalah langkah cerdas untuk tubuh dan bumi. Mulai dengan Pembersihan Lembut Pembersihan adalah fondasi perawatan tubuh. Gunakan sabun batang berbasis bahan alami, seperti ekstrak daun sirih, yang dikenal sebagai antiseptik tradisional Indonesia. Sabun ini membersihkan tanpa menghilangkan kelembapan alami kulit. Mandi dengan air suam-suam kuku, dan fokus kepada area seperti siku atau lutut yang mudah kering. Langkah ini seperti menyegarkan tubuh Anda setelah seharian berhadapan dengan cuaca tak menentu. Baca Juga: Rawat Kebersihan Tangan dan Kaki di Musim Hujan Eksfoliasi untuk Kulit Halus Kelembapan musim hujan sering menyebabkan sel kulit mati menumpuk, membuat kulit terasa kasar. Lakukan eksfoliasi seminggu sekali dengan scrub kopi bubuk dari Sumatera. Kopi mengelupas kulit mati dan merangsang sirkulasi darah, memberikan sensasi hangat dan segar. Pijat perlahan selama 2-3 menit, lalu bilas. Bayangkan ini seperti menyapu debu dari tubuh Anda, mengembalikan kehalusan alami. Lembapkan dengan Bahan Lokal Setelah eksfoliasi, jangan lupa melembapkan. Minyak kelapa murni, yang banyak diproduksi UMKM Indonesia, adalah pelembap alami yang luar biasa. Oleskan tipis-tipis pada tangan, kaki, atau area kering lainnya. Minyak kelapa menjaga kulit tetap lembut meski sering terpapar air hujan. BPOM [2025] menegaskan bahwa produk alami terdaftar aman untuk penggunaan harian, asal disimpan di tempat kering. Baca Juga: Sabun Belerang: Si Kuning yang Menyimpan Khasiat Cegah Iritasi di Musim Hujan Pakaian atau sepatu basah bisa memicu iritasi, terutama di kaki. Pastikan Anda mengganti kaus kaki basah dan menjaga kulit tetap kering. Jika gatal muncul, gunakan krim berbasis lidah buaya untuk menenangkan. Dengan begitu, Anda bisa tetap nyaman meski hujan mengguyur sepanjang hari. Perawatan tubuh berkelanjutan di musim hujan adalah cara mencintai diri dan lingkungan. Dengan sabun daun sirih, scrub kopi, dan minyak kelapa, Anda menjaga kulit tetap sehat sambil mendukung UMKM lokal. Mulailah rutinitas ini hari ini, dan rasakan perubahan. Untuk tips lain, cek artikel kami di rubrik SkinCare tentang skinimalisme. Biarkan tubuh Anda bersinar di tengah hujan! [][Eva Evilia/TBV] Sumber Eksternal: BPOM: Keamanan Produk Alami Journal of Cleaner Production [2023], “Sustainable Cosmetics and Skin Health”

Midweek Recharge: Cara Sederhana Menyegarkan Tubuh dan Pikiran di Tengah Minggu Padat
PersonalCare

29 Oct 2025

Midweek Recharge: Cara Sederhana Menyegarkan Tubuh dan Pikiran di Tengah Minggu Padat

Rabu bisa jadi momen untuk recharge energi, cukup dengan ritual kecil yang menenangkan tubuh dan pikiran.