Kerutan di sekitar mata sering dianggap tanda penuaan, padahal ia juga penanda dari hidup yang terus bergerak dan merasa.
Area mata adalah salah satu bagian wajah yang paling cepat menunjukkan perubahan. Kulitnya lebih tipis, lebih kering, dan lebih sering bergerak karena ekspresi. Tidak mengherankan jika garis halus muncul lebih awal di area ini dibanding bagian wajah lain.
Bagi banyak orang, kerutan mata menjadi sumber kecemasan. Ia dianggap sebagai tanda kehilangan muda atau kesegaran. Padahal, kerutan adalah bagian dari proses alami kulit yang bereaksi terhadap waktu, cahaya, ekspresi, dan gaya hidup.
Berdamai dengan kerutan bukan berarti menyerah, melainkan memahami apa yang terjadi dan merawatnya dengan cara yang lebih penuh kesadaran. Dari sana, perawatan menjadi bentuk dukungan, bukan perlawanan.
Mengapa Kerutan Mudah Muncul di Area Mata
Kulit di sekitar mata memiliki lapisan yang lebih tipis dan kelenjar minyak yang lebih sedikit. Ini membuatnya lebih rentan terhadap kekeringan dan kehilangan elastisitas. Saat kulit kehilangan kelembapan dan kolagen, garis halus lebih mudah terbentuk.
Area ini juga bergerak sangat aktif. Setiap kali kita tersenyum, menyipitkan mata, atau mengerutkan dahi, kulit di sekitar mata ikut terlipat. Gerakan berulang inilah yang secara perlahan membentuk kerutan dinamis.
Paparan sinar matahari, kurang tidur, stres, dan kebiasaan mengucek mata turut mempercepat proses ini. Faktor-faktor tersebut menambah beban pada kulit yang sejak awal sudah lebih rapuh.
Cara Merawat dan Menyikapi Kerutan Mata
Langkah pertama adalah menjaga kelembapan area mata. Produk khusus area mata dengan tekstur ringan membantu menjaga hidrasi tanpa membebani kulit. Kulit yang lembap terlihat lebih halus dan kenyal.
Perlindungan dari matahari juga sangat penting. Tabir surya sebaiknya diaplikasikan hingga area sekitar mata, dengan formula yang aman dan tidak perih. Perlindungan ini membantu mencegah kerusakan kolagen lebih lanjut.
Kebiasaan sehari-hari juga perlu disesuaikan. Tidur cukup, mengurangi mengucek mata, serta menjaga asupan cairan membantu kulit bekerja lebih optimal. Perubahan kecil ini sering memberi dampak yang lebih nyata daripada perawatan yang agresif.
Berdamai dengan kerutan berarti memberi ruang bagi kulit untuk menua dengan sehat. Bukan menghapus jejak waktu, melainkan memastikan bahwa setiap perubahan terjadi dalam kondisi yang terawat dan dihormati. [][Vikalena Lasmoskwa/TBV]
Penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi