Bandung, Jawa Barat, Indonesia
MenZone

Parfum Pria dan 4 Kepribadian yang Menyertainya

Ditulis oleh Rommy Rimbarawa Dipublikasikan pada 20 January 2026 7

Parfum Pria dan 4 Kepribadian yang Menyertainya

Parfum pria sebaiknya dipilih sesuai kepribadian dan aktivitas. Wangi yang tepat menyatu dengan ritme hidup, bukan sekadar mengikuti tren.

Parfum tak pernah sekadar wangi, ia adalah pernyataan yang sering datang lebih dulu sebelum kata-kata. Apa hubungannya dengan kepribadian pria?

Bagi sebagian pria, parfum hanya pelengkap. Dipakai seperlunya, asal bisa mengusir aroma tak sedap. Bagi sebagian lainnya, parfum adalah identitas, semacam tanda tangan tak terlihat yang tertinggal di ruangan, di jaket, atau di ingatan orang lain.

Yang sering luput disadari, tidak semua parfum cocok untuk semua pria. Bukan karena mahal atau murahnya, melainkan karena cara hidup, ritme aktivitas, dan kepribadian yang dibawa setiap hari. Parfum yang tepat akan terasa menyatu. Yang tidak tepat, justru terasa seperti pinjaman.

Memilih parfum seharusnya bukan soal tren semata, melainkan soal mengenali diri sendiri.


Pria Aktif, Bergerak, dan Sulit Diam
Pria dengan aktivitas tinggi cenderung berkeringat lebih cepat. Mereka berpindah tempat, bergerak, dan jarang duduk tenang terlalu lama. Parfum dengan karakter segar menjadi pilihan paling masuk akal.

Aroma citrus, aquatic, atau green memberi kesan bersih dan ringan. Wangi ini tidak menekan hidung, tidak berubah menjadi terlalu tajam saat bercampur keringat, dan memberi kesan energik.

Untuk pria aktif, parfum sebaiknya menjadi penyegar, bukan pusat perhatian. Ia hadir, terasa, lalu memberi ruang bagi tubuh untuk tetap bernapas.

Pria Indoor, Tenang, dan Terstruktur
Ada pria yang sebagian besar waktunya dihabiskan di ruangan. Di balik meja kerja, di depan layar, atau di ruang ber-AC dengan ritme yang lebih stabil. Parfum untuk tipe ini bisa sedikit lebih dalam dan hangat.

Aroma woody, musky ringan, atau powdery memberi kesan rapi dan dewasa. Wanginya tidak terlalu menyebar, tetapi terasa dekat dan personal.

Parfum bagi pria indoor adalah teman duduk. Ia tidak perlu berteriak, cukup berbisik dan konsisten sepanjang hari.


Pria Sosial, Banyak Bicara, dan Suka Hadir
Pria yang sering berada di tengah orang lain, bertemu banyak wajah, dan berpindah suasana membutuhkan parfum yang punya karakter, tetapi tetap bersahabat.

Aroma aromatic, spicy ringan, atau kombinasi fresh-woody cocok untuk tipe ini. Wanginya memberi kesan percaya diri, hangat, dan mudah diingat tanpa terasa mengganggu.

Parfum untuk pria sosial sebaiknya punya keseimbangan. Terlalu kuat akan melelahkan, terlalu lemah akan hilang begitu saja.

Pria Reflektif, Tenang, dan Sedikit Misterius
Ada pria yang tidak banyak bicara, tetapi kehadirannya terasa. Untuk tipe ini, parfum bisa menjadi lapisan ekspresi yang jarang terlihat.

Aroma amber, woody deep, atau resinous memberi kesan kedalaman dan ketenangan. Wanginya berkembang perlahan, tidak langsung terasa kuat, tetapi meninggalkan jejak yang bertahan.

Parfum di sini bukan untuk dikenali cepat, melainkan untuk diingat belakangan.

Parfum bukan tentang ingin menjadi siapa, melainkan tentang berani jujur pada diri sendiri. Ketika aroma selaras dengan kepribadian, wangi itu tidak lagi terasa dipakai. Ia terasa dimiliki. [][Rommy Rimbarawa/TBV]

Penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi

Artikel Terkait

Kepala Botak Perlu Dirawat?
MenZone

12 Jan 2026

Kepala Botak Perlu Dirawat?

Kepala botak tetap perlu dirawat. Bersihkan dengan lembut, gunakan pelembap bila kering, dan lindungi dengan tabir surya agar kulit kepala tetap sehat.

Skincare Pria untuk Wajah Cerah
MenZone

14 Oct 2025

Skincare Pria untuk Wajah Cerah

Pernahkah Anda menatap cermin setelah seharian di tengah hujan dan kemacetan, lalu merasa wajah tampak lelah dan kusam?  Di musim hujan Oktober 2025, polusi kota seperti Jakarta atau Bandung, ditambah udara lembap, sering meredupkan kilau wajah pria. Namun, skincare bukan hal rumit atau hanya untuk wanita. Dengan rutinitas sederhana dan bahan alami Indonesia, seperti kopi atau temulawak, Anda bisa mengembalikan wajah cerah yang mencerminkan semangat.   Bayangkan melangkah ke kantor atau bertemu teman dengan wajah segar, meski hujan rintik-rintik membasahi jaket Anda. Skincare pria adalah tentang kepraktisan—tak perlu banyak produk, hanya beberapa langkah yang tepat. Menurut Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology [2023], polusi dapat meningkatkan kerusakan kulit hingga 20% tanpa perawatan rutin. Oleh karena itu, rutinitas ini adalah cara mudah untuk meningkatkan kepercayaan diri, baik saat rapat penting atau nongkrong di kafe. Baca Juga: 12 Langkah Merawat Area Intim Pria Mulai dengan Pembersihan dan Perlindungan   Langkah pertama menuju wajah cerah adalah membersihkan kulit dengan benar. Kulit pria cenderung lebih berminyak, dan polusi musim hujan menyumbat pori, membuat wajah tampak lelah. Gunakan pembersih berbasis gel dengan ekstrak kopi Bali, yang kaya antioksidan untuk melawan radikal bebas dari asap kendaraan. Pijat wajah selama 30 detik setiap pagi dan malam, lalu bilas dengan air suam-suam kuku. Rasanya seperti menyegarkan wajah Anda setelah seharian berjuang di tengah cuaca tropis.   Setelah membersihkan, jangan lewatkan sunscreen SPF 30 bertekstur gel, ideal untuk kulit pria yang cenderung berminyak. Banyak produk lokal mengandung ekstrak teh hijau, yang mengontrol minyak sekaligus melindungi dari sinar UV, bahkan di hari mendung. Aplikasikan secukupnya—sekitar dua jari penuh—sebelum keluar rumah, dan ulangi jika terpapar hujan. BPOM [2025] menyatakan bahwa sunscreen rutin mengurangi penuaan dini hingga 70% di iklim tropis. Langkah ini seperti perisai yang menjaga wajah Anda tetap cerah, meski cuaca tak menentu.   Anda juga bisa menambahkan serum ringan berbasis temulawak setelah pembersihan. Temulawak, bahan lokal yang banyak digunakan UMKM Indonesia, mengandung kurkumin untuk mencerahkan kulit. Cukup 2-3 tetes, pijat perlahan hingga menyerap. Serum ini seperti setetes energi untuk wajah Anda, membantu melawan kusam tanpa terasa lengket, cocok untuk pria yang mengutamakan kepraktisan. Baca Juga: Skincare Pria untuk Kulit Kusam Dukung Kulit dari Dalam   Skincare dari luar perlu diperkuat dari dalam untuk hasil maksimal. Makanan kaya zinc, seperti ikan laut atau kacang mede dari pasar lokal, mendukung regenerasi kulit. Penelitian di Journal of Dermatology [2023] menunjukkan bahwa zinc mempercepat perbaikan kulit hingga 10% dalam tiga bulan. Tambahkan semangkuk sup ikan atau segenggam kacang mede ke menu harian Anda, dan pastikan minum cukup air untuk mengeluarkan racun, termasuk polutan yang terserap kulit.   Bayangkan tubuh Anda seperti mesin yang membutuhkan bahan bakar berkualitas. Nutrisi ini tidak hanya baik untuk kulit, tetapi juga meningkatkan energi sehari-hari. Misalnya, segelas jus jambu biji lokal, kaya vitamin C, bisa menjadi pendamping sempurna untuk rutinitas Anda. Dengan begitu, wajah Anda mendapat dorongan alami untuk tetap cerah, meski musim hujan membuat hari terasa kelabu. Skincare pria untuk wajah cerah tidak perlu memakan waktu atau tenaga. Dengan pembersih kopi, sunscreen, serum temulawak, dan nutrisi seimbang, Anda bisa menghadapi musim hujan dengan wajah segar yang memancarkan kepercayaan diri. Bahan lokal Indonesia menambah keajaiban pada rutinitas ini, menjadikannya praktis dan dekat dengan keseharian. Untuk tips lain, jelajahi artikel kami di rubrik SkinCare tentang skinimalisme. Mulailah sekarang, dan biarkan wajah Anda mencerminkan semangat pria modern! [][Rommy Rimbarawa/TBV] Sumber Eksternal:   [BPOM: Keamanan Produk Skincare][https://www.pom.go.id]   Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology [2023], “Pollution and Male Skin Health”   Journal of Dermatology [2023], “Zinc and Skin Regeneration”  

Perawatan Pria Modern: Saat Skincare Tak Lagi Tabu
MenZone

31 Oct 2025

Perawatan Pria Modern: Saat Skincare Tak Lagi Tabu

Skincare bukan lagi urusan perempuan. Pria modern pun butuh perawatan sederhana agar kulit tetap sehat dan percaya diri meningkat.

Cowok dan Bedak? Kenapa Tidak?
MenZone

15 Nov 2025

Cowok dan Bedak? Kenapa Tidak?

Bedak bukan milik perempuan saja. Pria juga berhak tampil segar dan percaya diri dengan grooming yang tepat.