Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Decorative

Tren Eyeshadow 2026: Warna Mata yang Menarik Perhatian

Ditulis oleh Eva Evilia Dipublikasikan pada 12 January 2026 7

Tren Eyeshadow 2026: Warna Mata yang Menarik Perhatian

Tren eyeshadow 2026 menonjolkan warna biru, monochrome, serta tekstur satin dan shimmer, memberi ruang ekspresi kreatif tanpa kehilangan keseimbangan.

Eyeshadow bukan lagi sekadar pengisi kelopak mata, tahun ini ia menjadi pusat ekspresi riasan yang berani dan berwarna.

Tahun 2026 menandai kembalinya eyeshadow sebagai fokus utama dalam makeup dekoratif. Setelah beberapa tahun tren minimalist face, sekarang riasan mata mendapatkan kembali perhatiannya—lebih berwarna, ekspresif, tetapi tetap dapat dipakai sehari-hari. Menurut Solotica.com, tren ini tidak hanya muncul dari media sosial, tetapi dikonfirmasi oleh fashion week dan berbagai ahli makeup internasional. 

Dikutip di British Vogue, Natalie Gal, makeup artist London menyebut warna-warna seperti ’90s grey, putih kontras, dan biru kini mendapat tempat istimewa di palet para makeup artist. Warna-warna ini memberi keseimbangan antara estetika klasik dan modern, mudah dipadukan dengan tampilan natural atau riasan yang lebih dramatis. 

Tren di 2026 ini juga menekankan dimensi, tekstur, dan ekspresi personal—mata bukan hanya area yang ‘diberi warna’, tetapi menjadi kanvas untuk bereksperimen dengan gradasi, finish satin, shimmer, atau sentuhan warna tak terduga.


Warna & Gaya Eyeshadow yang Sedang Viral
Salah satu tren kuat adalah penggunaan warna biru—dari pastel sampai cobalt—untuk memberi aksen segar pada kelopak atau bawah mata. Warna ini terasa modern tanpa harus terlalu mencolok, cocok untuk tampilan sehari-hari maupun pesta. 

Selain itu, skema monochromatic [satu warna di mata, pipi, dan bibir] semakin populer karena memberi hasil yang halus dan cohesive. Pilihannya berkisar dari rosewood, terracotta, hingga warm peach

Di sisi lain, tren soft goth menghadirkan nuansa gelap yang halus dengan charcoal, plum-black, dan espresso, menciptakan depth tanpa terlihat berat. Teknik blending lembut menjadi kunci agar look tetap wearable

Tekstur juga memainkan peran besar: satin dan shimmer kembali diminati untuk memberikan kilau halus yang menangkap cahaya tanpa terlalu ‘berlian’. Ini membuat riasan lebih fleksibel antara siang dan malam. 


Cara Mengaplikasikan Tweaks Tren Agar Tetap Wearable
Meski warna-warna berani sedang naik daun, kunci agar tetap wearable adalah seimbang. Mulailah dengan warna dasar netral sebagai canvas, lalu tambahkan satu poin warna—misalnya pop of blue di bawah garis bulu mata atau shimmer halus di inner corner

Blending yang lembut juga sangat penting. Teknik gradien menggunakan tiga shade wash, medium, dan dark—membantu menciptakan dimensi tanpa garis tegas yang tajam. Untuk tekstur satin atau shimmer, aplikasikan dengan jari untuk efek reflektif yang halus, lalu ratakan dengan brush bersih. 

Dengan tren tahun ini yang lebih berani dan kreatif, eyeshadow tidak lagi menjadi sekadar detail akhir. Ia menjadi panggung kecil yang mampu mengekspresikan mood, warna favorit, atau cerita personal melalui warna dan teknik. [][Eva Evilia/TBV]

Penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi

Artikel Terkait

Tren Warna Eyeshadow yang Akan Mendominasi 2026
Decorative

12 Dec 2025

Tren Warna Eyeshadow yang Akan Mendominasi 2026

Tren eyeshadow 2026 meliputi warna cool icy, efek metalik-satin, dan smoky dramatis—memadukan modern, glamor, dan ekspresi personal dalam riasan mata.

Kesalahan Umum saat Menggambar Alis
Decorative

22 Jan 2026

Kesalahan Umum saat Menggambar Alis

Kesalahan menggambar alis sering terjadi karena warna, tekanan, dan teknik. Dengan langkah sederhana, alis bisa terlihat lebih natural dan seimbang.

Tips Makeup untuk Mengatasi Kerut dan Garis Halus di Wajah
PersonalCare

14 Oct 2025

Tips Makeup untuk Mengatasi Kerut dan Garis Halus di Wajah

Seiring bertambahnya usia, munculnya kerut dan garis halus di wajah menjadi hal yang wajar, terutama di sekitar area mata yang memiliki kulit lebih tipis dan sensitif. Bagaimana mengatasinya dengan teknik makeup? Menyamarkan kerutan dan garis halus di wajah, terutama di area mata, sering kali menjadi tantangan yang sulit. Kulit di sekitar mata sangat tipis dan rentan terhadap tanda-tanda penuaan dini, membuat setiap garis halus terlihat lebih jelas.  Meskipun berbagai produk makeup seperti primer dan concealer berjanji untuk mengisi dan menutupi ketidaksempurnaan ini, sering kali hasilnya kurang memuaskan karena produk dapat terkumpul di lipatan garis halus, sehingga justru memperjelas kerutan yang ingin disembunyikan. Ditambah lagi, upaya berlebihan dalam menggunakan makeup bisa berakhir dengan tampilan yang tidak alami, menonjolkan lebih jauh tekstur kulit yang kita usahakan untuk haluskan. Karenanya, mencapai tampilan yang mulus dan alami membutuhkan kombinasi dari teknik aplikasi yang cermat, produk berkualitas, dan tidak jarang, sedikit kesabaran ekstra. Tetapi jangan khawatir. Dengan teknik makeup yang tepat, Beauties dapat meminimalkan tampilan kerut tersebut dan memberikan kesan wajah yang lebih muda dan segar. Berikut adalah beberapa tips makeup yang dapat Beauties coba untuk mengatasi kerut dan garis halus di wajah, khususnya di area mata: ilustrasi kerutan mata - Beautyversity | canva.com 1. Gunakan Primer yang Tepat: Memulai dengan primer adalah kunci untuk membuat makeup tahan lama dan terlihat mulus. Gunakan primer yang khusus dirancang untuk mengisi garis halus dan kerut, sehingga membuat kulit menjadi lebih halus dan siap untuk aplikasi makeup berikutnya. 2. Pilih Foundation yang Ringan: Foundation yang berat dan tebal dapat menyumbat di dalam garis halus dan membuatnya lebih terlihat. Pilih foundation cair yang ringan atau BB cream yang memiliki formula pelembab untuk mendapatkan coverage yang natural tanpa menekankan kerut di wajah. 3. Tetapkan dengan Bedak Transparan: Menggunakan bedak transparan untuk mengunci foundation dapat membantu mengurangi kilap dan menyempurnakan tampilan kulit. Namun, pastikan untuk tidak berlebihan karena terlalu banyak bedak bisa menonjolkan garis halus. 4. Fokus di Area Mata: Area di sekitar mata sangat penting untuk diperhatikan karena kerut di area ini sering paling terlihat. Gunakan concealer yang ringan untuk menutupi lingkaran hitam atau kemerahan di sekitar mata. Aplikasikan dengan menggunakan jari atau sponge makeup dan tepuk-tepuk ringan untuk menghindari menggesek kulit yang dapat menonjolkan garis halus. Baca Juga: Esensial Makeup Dekoratif untuk Menyambut Pesta Tahun Baru 5. Highlight dan Contour dengan Bijak: Menggunakan highlighter pada tulang pipi dan bawah mata dapat membantu mencerahkan wajah dan menyamarkan garis halus. Namun, hindari area dengan kerut yang dalam. Contour dengan ringan untuk menonjolkan struktur wajah tanpa membuat garis halus menjadi fokus. ilustrasi kerutan mata - Beautyversity | canva.com 6. Pilih Eyeshadow Matte: Eyeshadow berkilau atau shimmer bisa menonjolkan tekstur kulit, termasuk kerut. Lebih baik memilih eyeshadow matte yang dapat membantu menyamarkan garis halus di kelopak mata. 7. Perhatikan Penggunaan Eyeliner: Hindari menggunakan eyeliner cair yang tajam pada mata yang sudah memiliki banyak garis halus karena dapat terlihat berantakan. Gunakan eyeliner pensil atau gel dan smudge sedikit untuk tampilan yang lebih halus. 8. Gunakan Blush Krim: Blush krim lebih mudah di-blend dan tidak menonjolkan tekstur kulit seperti bubuk. Aplikasikan pada bagian pipi yang lebih tinggi untuk efek yang segar dan muda. Dengan menerapkan teknik-teknik ini, Anda dapat secara efektif menyamarkan tampilan kerut dan garis halus di wajah. Ingat, kunci dari makeup yang terlihat baik adalah kulit yang dirawat dengan baik, jadi pastikan juga untuk menginvestasikan waktu dan produk pada rutinitas perawatan kulit Anda. [][Eva Evilia/TBV] *penulisan artikel ini dibantu riset ChatGPT 4

Mengapa Lipstik Sering Patah?
Decorative

14 Oct 2025

Mengapa Lipstik Sering Patah?

Lipstik patah sering membuat pengguna frustrasi. Selain mengurangi estetika, hal ini juga memboroskan uang. Simak penyebab dan tips merawat lipstik agar tetap utuh dan tahan lama. Lipstik, sebagai salah satu alat kosmetik andalan wanita, memiliki peran penting dalam melengkapi penampilan. Warna dan teksturnya yang memikat dapat memperindah senyuman dan meningkatkan rasa percaya diri. Lipstik telah mengalami perjalanan panjang dari awal mula hingga menjadi bentuk yang kita kenal sekarang. Sejarah lipstik bermula sejak zaman Mesopotamia kuno, sekitar 5.000 tahun lalu, ketika wanita menghancurkan batu permata untuk menghiasi bibir mereka. Di Mesir kuno, lipstik digunakan oleh pria dan wanita dari berbagai kelas sosial dengan bahan dasar campuran yodium dan bromin manitol, meski beracun. Pada abad pertengahan, lipstik sempat dilarang oleh gereja karena dianggap merusak moral. Namun, pada era Ratu Elizabeth I, lipstik kembali populer dengan menggunakan bahan seperti tanaman, lebah madu, dan pewarna alami. Kemajuan teknologi dan industri kosmetik di abad ke-20 membawa lipstik ke bentuk modern dengan berbagai inovasi warna, tekstur, dan kemasan yang praktis. Kini, lipstik menjadi simbol kecantikan yang tak lekang oleh waktu, tersedia dalam berbagai pilihan yang dapat menyesuaikan dengan setiap kepribadian dan gaya. Penyebab Lipstik Mudah Patah ilustrasi lipstik patah - Beautyversity | canva.com 1. Formula yang Lunak Lipstik dengan kandungan minyak atau bahan pelembap tinggi [seberapa moisturizing] cenderung lebih lunak. Tekstur ini rentan patah saat digunakan dengan tekanan berlebihan. 2. Suhu Ekstrem Paparan panas [misalnya di dalam mobil] melelehkan lapisan luar lipstik. Sebaliknya, suhu terlalu dingin membuat formula mengeras dan mudah retak. 3. Cara Penggunaan Salah Mengangkat batang lipstik terlalu tinggi saat mengaplikasikan atau menekan terlalu kencang ke bibir meningkatkan risiko patah. 4. Penyimpanan Tidak Tepat Menyimpan lipstik dalam posisi miring atau terkena guncangan [misalnya di tas] membuat batang rapuh dan tidak stabil. 5. Kualitas Kemasan Kemasan longgar atau tidak sesuai dengan bentuk batang lipstik menyebabkan gesekan berlebih saat dibuka/tutup. Baca Juga: Panduan Menjaga dan Merawat Bedak Cara Merawat Lipstik agar Tidak Cepat Patah ilustrasi lipstik patah - Beautyversity | canva.com 1. Simpan di Suhu Stabil Jauhkan lipstik dari sinar matahari langsung atau suhu ekstrem. Simpan di tempat sejuk dan kering, seperti laci kosmetik. 2. Aplikasikan dengan Lembut » Putar batang lipstik hanya 1-2 mm saat digunakan. » Hindari menekan terlalu keras saat mengoleskan ke bibir. » Gunakan kuas lipstik untuk mengurangi tekanan langsung pada batang. 3. Perbaiki Tekstur yang Meleleh Jika lipstik meleleh karena panas, masukkan ke kulkas 10-15 menit untuk mengeras kembali. Jangan lupa bungkus dengan plastik agar tidak terkontaminasi. 4. Perhatikan Kebersihan Kemasan Bersihkan sisa lipstik yang menempel di bagian penutup untuk mencegah gesekan. Pastikan tutup rapat agar batang tidak goyang. 5. Perbaiki Lipstik yang Patah » Panaskan bagian yang patah dengan korek api atau hair dryer selama 2-3 detik. » Tempelkan ke batang utama, dinginkan di kulkas 30 menit. Lipstik sering patah karena kombinasi faktor formula, suhu, dan kesalahan penggunaan. Rawat dengan penyimpanan tepat, aplikasi hati-hati, dan perbaiki kerusakan segera. Dengan cara ini, lipstik bisa awet hingga 1-2 tahun. [][Eva Evilia/TBV] *penulisan artikel ini dibantu riset DeepSeek-R1