Tag

acne care

Jelajahi artikel dengan tag acne care

Benarkah Cara Menyembuhkan Jerawat Harus dengan Dipencet?
MythBuster

13 Mar 2026

Benarkah Cara Menyembuhkan Jerawat Harus dengan Dipencet?

Jerawat sering datang seperti tamu tak diundang. Ia muncul tiba-tiba, biasanya di waktu yang paling tidak diinginkan.Karena itu, banyak orang punya refleks yang sama ketika melihat jerawat di cermin: memencetnya agar cepat hilang.Logikanya terlihat sederhana. Jika isinya dikeluarkan, jerawat akan segera kempis. Namun, apakah cara ini benar-benar mempercepat penyembuhan?Di dunia skincare, praktik memencet jerawat termasuk salah satu kebiasaan yang paling sering diperdebatkan.Baca Juga: Benarkah Jerawat Punggung Hanya Masalah Kebersihan?Mitos: Jerawat Harus Dipencet Agar Cepat SembuhMemencet jerawat memang bisa membuatnya terlihat lebih kecil dalam waktu singkat. Tetapi efek tersebut sering hanya bersifat sementara.Ketika jerawat dipencet, tekanan pada kulit justru bisa mendorong bakteri dan peradangan masuk lebih dalam ke lapisan kulit.Akibatnya, jerawat dapat menjadi lebih meradang, lebih merah, dan bahkan bertahan lebih lama dari seharusnya.Menurut dermatolog Amerika, Dr. Sandra Lee, memencet jerawat tanpa teknik yang benar berisiko menyebabkan luka dan bekas yang sulit hilang.Dalam banyak kasus, bekas jerawat justru muncul bukan karena jerawatnya, tetapi karena kebiasaan memencetnya.Baca Juga: Benarkah Jerawat Akan Hilang Setelah Dewasa?Fakta: Ada Cara Lebih Aman Mengatasi JerawatJika jerawat muncul, langkah yang lebih aman adalah membiarkannya melalui proses penyembuhan alami sambil menggunakan produk perawatan yang tepat.Bahan aktif seperti benzoyl peroxide, salicylic acid, atau niacinamide dapat membantu mengurangi peradangan dan mempercepat pemulihan kulit.Beberapa dermatolog juga menyarankan penggunaan acne patch untuk melindungi jerawat dari sentuhan tangan yang tidak sadar.Intinya sederhana. Memencet jerawat mungkin terasa memuaskan sesaat, tetapi seringkali justru memperpanjang masalah.Kadang, keputusan terbaik dalam merawat kulit bukan melakukan sesuatu dengan cepat, melainkan memberi kulit waktu untuk memperbaiki dirinya sendiri. [][Rudi Tenggarawan/TBV]Penulisan dan riset untuk artikel ini dibantu AI dan telah melewati kurasi Redaksi.