Tag

fakta dermatologi

Jelajahi artikel dengan tag fakta dermatologi

Mitos atau Fakta: Air Dingin Bisa Mengecilkan Pori-Pori?
MythBuster

09 Mar 2026

Mitos atau Fakta: Air Dingin Bisa Mengecilkan Pori-Pori?

Banyak orang percaya air dingin adalah ‘trik rahasia’ untuk mengecilkan pori-pori. Setelah mencuci wajah, mereka membilas dengan air dingin dengan harapan pori-pori akan langsung menutup.Kepercayaan ini cukup populer dalam dunia perawatan kulit. Bahkan tips tersebut sering muncul dalam berbagai tutorial skincare di internet.Logikanya terdengar masuk akal. Air hangat dianggap membuka pori-pori, sedangkan air dingin dipercaya bisa menutupnya kembali.Namun dalam dermatologi, konsep ini sebenarnya tidak sepenuhnya tepat. Struktur pori-pori pada kulit tidak bekerja seperti pintu yang bisa dibuka dan ditutup dengan perubahan suhu.Untuk memahami hal ini dengan lebih jelas, kita perlu melihat bagaimana pori-pori sebenarnya terbentuk.Baca Juga: Benarkah Alami Belum Tentu Aman?Apa Sebenarnya Pori-Pori Itu?Pori-pori pada kulit merupakan lubang kecil tempat keluarnya minyak alami [sebum] dari kelenjar sebaceous.Ukuran pori-pori sebagian besar ditentukan oleh faktor genetik, produksi minyak, serta elastisitas kulit.Menurut Dr. Shari Marchbein, dermatolog dari New York yang sering menjelaskan edukasi kulit di media kesehatan seperti Healthline, pori-pori tidak memiliki otot yang memungkinkan mereka membuka atau menutup secara aktif.Artinya, suhu air tidak benar-benar mengubah ukuran pori-pori secara permanen.Air dingin memang dapat memberi sensasi kulit terasa lebih kencang untuk sementara. Hal ini terjadi karena suhu dingin menyebabkan sedikit penyempitan pembuluh darah di permukaan kulit.Namun efek tersebut hanya bersifat sementara dan tidak benar-benar mengecilkan pori-pori.Baca Juga: Mitos atau Fakta: Sering Cuci Muka Bikin Bersih?Mengapa Pori-Pori Terlihat Lebih Besar?Jika air dingin bukan solusi, lalu mengapa pori-pori kadang terlihat lebih besar?Salah satu penyebab utamanya adalah penumpukan minyak dan sel kulit mati yang membuat pori-pori tampak lebih jelas.Menurut penelitian dermatologi yang dipublikasikan dalam Journal of Cosmetic Dermatology, produksi sebum yang tinggi serta berkurangnya elastisitas kulit dapat membuat pori-pori terlihat lebih besar.Karena itu, cara yang lebih rasional untuk membuat pori-pori tampak lebih halus biasanya berkaitan dengan menjaga kebersihan kulit dan mengontrol produksi minyak.Produk dengan bahan seperti salicylic acid, retinoid, atau niacinamide sering digunakan untuk membantu memperbaiki tampilan pori-pori.Beauties, membilas wajah dengan air dingin memang bisa terasa menyegarkan. Namun, jika tujuannya adalah mengecilkan pori-pori secara permanen, ilmu dermatologi mengatakan bahwa efeknya tidaklah sebesar yang sering dibayangkan. [][Rudi Tenggarawan/TBV]Penulisan dan riset untuk artikel ini dibantu AI dan telah melewati kurasi Redaksi.