Tag

grooming pria

Jelajahi artikel dengan tag grooming pria

Grooming Dasar untuk Pria yang Baru Mulai Merawat Kulit
MenZone

19 Mar 2026

Grooming Dasar untuk Pria yang Baru Mulai Merawat Kulit

Banyak pria menganggap perawatan kulit sebagai sesuatu yang rumit. Padahal, bagi kebanyakan orang, grooming sebenarnya dimulai dari kebiasaan sederhana yang konsisten.Beberapa tahun lalu, topik perawatan kulit mungkin terasa asing bagi banyak pria. Rutinitas pagi biasanya hanya berisi mandi, mencuci muka dengan sabun apa pun yang tersedia, lalu berangkat beraktivitas.Namun, seiring waktu, semakin banyak pria mulai menyadari bahwa kulit juga membutuhkan perhatian. Bukan sekadar soal penampilan, tetapi juga tentang kenyamanan dan kesehatan kulit dalam jangka panjang.Paparan matahari, polusi, keringat, dan aktivitas luar ruangan dapat memengaruhi kondisi kulit wajah. Tanpa perawatan dasar, kulit bisa menjadi kusam, berminyak berlebihan, atau bahkan mudah mengalami iritasi.Kabar baiknya, memulai grooming tidak harus langsung dengan banyak produk. Justru bagi pemula, pendekatan yang paling efektif biasanya dimulai dari rutinitas yang sederhana.Baca Juga: Perawatan Pria Tanpa Ribet tapi BerdampakTiga Langkah Dasar yang Perlu DiketahuiBagi pria yang baru mulai merawat kulit, rutinitas grooming bisa dimulai dari tiga langkah dasar: membersihkan, melembapkan, dan melindungi kulit.Langkah pertama adalah membersihkan wajah menggunakan facial cleanser yang lembut. Membersihkan wajah membantu mengangkat minyak, debu, dan kotoran yang menempel setelah aktivitas sepanjang hari.Langkah kedua adalah menggunakan pelembap. Banyak pria melewatkan tahap ini karena mengira kulit berminyak tidak membutuhkan hidrasi tambahan. Padahal pelembap membantu menjaga keseimbangan kelembapan kulit.Langkah ketiga yang sering dianggap sepele adalah penggunaan sunscreen. Paparan sinar matahari setiap hari dapat memengaruhi kesehatan kulit dan mempercepat munculnya tanda penuaan. Dengan tiga langkah sederhana ini saja, kondisi kulit biasanya sudah dapat berubah secara bertahap menjadi lebih sehat.Baca Juga: Kesalahan Grooming yang Sering Dilakukan PriaGrooming Bukan Tentang Banyak ProdukSalah satu kesalahpahaman yang sering muncul adalah anggapan bahwa grooming berarti menggunakan banyak produk sekaligus.Dalam kenyataannya, rutinitas yang terlalu rumit justru sering membuat seseorang tidak konsisten. Produk yang sederhana tetapi digunakan secara rutin biasanya memberikan hasil yang lebih stabil.Bagi banyak pria, grooming juga berkaitan dengan kebiasaan sehari-hari seperti mencukur dengan hati-hati, menjaga kebersihan wajah setelah beraktivitas, dan memperhatikan kondisi kulit setelah olahraga atau berada di luar ruangan.Perubahan kecil seperti ini mungkin terasa sederhana, tetapi dalam jangka panjang dapat membantu kulit tetap terlihat bersih, sehat, dan terawat.Pada akhirnya, grooming bukanlah tentang menjadi orang yang berbeda. Ia lebih seperti merawat peralatan kerja yang kita gunakan setiap hari, dan wajah adalah bagian yang paling sering berhadapan dengan dunia. [][Rommy Rimbarawa/TBV]Penulisan dan riset untuk artikel ini dibantu AI dan telah melewati kurasi Redaksi.

Kesalahan Grooming Pria yang Sering Tak Disadari
MenZone

09 Mar 2026

Kesalahan Grooming Pria yang Sering Tak Disadari

Banyak pria merasa sudah cukup rapi hanya dengan mandi dan memakai parfum. Padahal, dalam dunia grooming, ada beberapa detail kecil yang sering terlewat tanpa disadari.Grooming bagi pria sering dipahami secara sederhana. Rambut disisir, wajah dicukur, lalu selesai. Tak perlu terlalu banyak langkah.Pendekatan ini sebenarnya tidak salah. Banyak pria memang lebih menyukai rutinitas yang praktis.Namun di balik kesederhanaan itu, ada beberapa kebiasaan grooming yang justru bisa membuat penampilan terlihat kurang maksimal.Menariknya, sebagian kesalahan ini dilakukan tanpa disadari. Bahkan sering dianggap sebagai kebiasaan yang 'normal'.Baca Juga: Perawatan Pria Tanpa Ribet tapi BerdampakMencukur dengan Cara yang Terlalu KasarSalah satu kesalahan grooming yang cukup umum adalah mencukur wajah dengan cara yang terlalu agresif.Banyak pria menekan pisau cukur terlalu kuat atau mencukur berulang kali di area yang sama agar hasilnya terasa lebih bersih.Padahal kebiasaan ini dapat menyebabkan iritasi, luka kecil, atau rambut tumbuh ke dalam kulit [ingrown hair].Menurut Dr. Anthony Rossi, dermatolog dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center yang sering dikutip Men’s Health, mencukur sebaiknya dilakukan dengan tekanan ringan dan menggunakan krim cukur untuk mengurangi gesekan pada kulit.Kesalahan lain yang juga sering terjadi adalah menggunakan terlalu banyak produk rambut.Gel, pomade, dan wax memang membantu menata rambut. Tetapi jika digunakan berlebihan, rambut bisa terlihat terlalu berminyak atau terasa berat.Baca Juga: Kenapa Pria Cenderung Enggan Merawat Diri?Mengabaikan Perawatan Kulit DasarKesalahan grooming lain yang cukup sering terjadi adalah mengabaikan perawatan kulit.Sebagian pria masih menganggap skincare sebagai sesuatu yang terlalu rumit atau tidak terlalu penting.Akibatnya, wajah sering hanya dibersihkan dengan sabun mandi biasa tanpa pelembap atau perlindungan terhadap matahari.Menurut Dr. Joshua Zeichner, direktur penelitian kosmetik dan klinis di dermatologi Mount Sinai Hospital yang sering dikutip Healthline, rutinitas perawatan kulit pria sebenarnya bisa sangat sederhana.Pembersih wajah, pelembap, dan tabir surya sudah cukup menjadi fondasi perawatan kulit yang sehat.Grooming memang bukan tentang menjadi rumit atau mengubah diri menjadi orang lain. Ia hanya tentang memperhatikan detail kecil yang sering luput dari perhatian.Dan seringkali, perubahan kecil dalam kebiasaan grooming sudah cukup untuk membuat penampilan terlihat jauh lebih rapi. [][Rommy Rimbarawa/TBV]Penulisan dan riset untuk artikel ini dibantu AI dan telah melewati kurasi Redaksi.

Kesalahan Grooming yang Sering Dilakukan Pria
MenZone

05 Mar 2026

Kesalahan Grooming yang Sering Dilakukan Pria

Banyak pria ingin tampil rapi, tetapi tidak selalu tahu bagaimana merawat diri dengan benar.Akibatnya, niat untuk terlihat bersih justru kadang berubah menjadi kebiasaan grooming yang kurang tepat.Dalam banyak percakapan santai, grooming sering dianggap hal sederhana. Cukup mandi, pakai parfum, lalu selesai. Padahal perawatan diri yang baik membutuhkan sedikit perhatian terhadap detail.Masalahnya, banyak pria belajar grooming secara otodidak. Dari teman, dari internet, atau dari kebiasaan lama yang diwariskan begitu saja.Tidak heran jika beberapa kesalahan kecil terus berulang. Menariknya, kesalahan ini sering terlihat sepele, tetapi dampaknya bisa memengaruhi penampilan secara keseluruhan.Dengan memahami beberapa kekeliruan yang umum terjadi, pria bisa memperbaiki rutinitas grooming tanpa harus membuatnya menjadi rumit.Baca Juga: Grooming Dasar Pria agar Tetap PantasTerlalu Agresif saat MencukurSalah satu kesalahan paling sering terjadi adalah mencukur dengan terlalu keras atau terlalu sering. Banyak pria berpikir semakin kuat tekanan pisau cukur, semakin bersih hasilnya.Padahal kebiasaan ini justru bisa menyebabkan iritasi, luka kecil, atau rambut yang tumbuh ke dalam kulit [ingrown hair].Menurut Dr. Anthony Rossi, dermatolog dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center yang sering memberikan edukasi tentang perawatan kulit pria dan dikutip media kesehatan Men’s Health, mencukur sebaiknya dilakukan dengan tekanan ringan dan menggunakan produk pelumas seperti shaving cream.Selain itu, arah mencukur juga penting. Mencukur mengikuti arah pertumbuhan rambut biasanya membantu mengurangi risiko iritasi.Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menggunakan produk terlalu banyak sekaligus. Gel rambut, pomade, wax, dan spray dipakai bersamaan dengan harapan rambut terlihat lebih rapi.Padahal rambut sering justru terlihat berat atau berminyak jika terlalu banyak produk digunakan.Baca Juga: Kenapa Pria Cenderung Enggan Merawat Diri?Mengabaikan Perawatan Kulit DasarKesalahan grooming lain yang cukup umum adalah mengabaikan perawatan kulit dasar.Sebagian pria masih menganggap skincare sebagai sesuatu yang ‘terlalu rumit’. Akibatnya, wajah hanya dibersihkan dengan sabun mandi biasa tanpa pelembap atau perlindungan terhadap matahari.Padahal menurut Dr. Joshua Zeichner, direktur penelitian kosmetik dan klinis di dermatologi Mount Sinai Hospital yang sering dikutip Healthline, perawatan kulit dasar sebenarnya cukup sederhana: pembersih wajah, pelembap, dan tabir surya.Langkah-langkah ini membantu menjaga kulit tetap sehat sekaligus mengurangi masalah seperti iritasi, kulit kering, atau penuaan dini.Grooming bukan tentang menjadi rumit atau berlebihan. Ia hanya tentang memastikan tubuh dirawat dengan cara yang tepat.Dan kabar baiknya, memperbaiki kesalahan grooming sering kali cukup dengan perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten. [][Rommy Rimbarawa/TBV]Penulisan dan riset untuk artikel ini dibantu AI dan telah melewati kurasi Redaksi.

Perawatan Pria Tanpa Ribet tapi Berdampak
MenZone

27 Feb 2026

Perawatan Pria Tanpa Ribet tapi Berdampak

Pria sering mengira perawatan diri itu rumit. Padahal yang dibutuhkan sebenarnya hanya beberapa langkah sederhana.Ada stereotip lama yang masih menempel: pria yang terlalu peduli penampilan dianggap berlebihan. Akibatnya banyak pria memilih jalan aman, cukup mandi, pakai deodoran, selesai. Selama tidak bau, rasanya sudah cukup.Padahal realitas sosial sekarang berubah. Pria bekerja di ruang profesional, bertemu banyak orang, dan sering dinilai dari kesan pertama. Penampilan yang rapi bukan soal gaya hidup mewah, melainkan bagian dari komunikasi nonverbal.Kabar baiknya, merawat diri tidak harus berubah menjadi rutinitas panjang seperti laboratorium kosmetik di kamar mandi. Beberapa kebiasaan sederhana justru punya dampak besar terhadap penampilan.Kalau dilakukan konsisten, efeknya jauh lebih terasa dibanding mencoba sepuluh produk sekaligus lalu menyerah di minggu kedua.Baca Juga: Kenapa Pria Cenderung Enggan Merawat Diri?Tiga Rutinitas Dasar yang Sering DiremehkanPertama adalah membersihkan wajah dengan benar. Banyak pria masih mencuci wajah dengan sabun mandi atau bahkan hanya air. Kulit wajah sebenarnya memiliki karakter berbeda dari kulit tubuh, sehingga lebih baik menggunakan pembersih wajah yang lembut.Kedua adalah menggunakan pelembap. Ini mungkin terdengar sepele, tetapi pelembap membantu menjaga skin barrier tetap stabil. Kulit yang terhidrasi terlihat lebih segar, tidak kusam, dan lebih tahan terhadap iritasi akibat cuaca atau polusi.Ketiga adalah melindungi kulit dari matahari. Sunscreen sering dianggap produk ‘khusus wanita’. Padahal sinar ultraviolet adalah salah satu penyebab utama penuaan kulit dan hiperpigmentasi.Dengan tiga langkah ini saja, perubahan biasanya sudah terlihat. Wajah tampak lebih bersih, kulit lebih sehat, dan kesan keseluruhan menjadi lebih rapi.Baca Juga: Bisakah Pria Botak Menumbuhkan Rambutnya Kembali? Detail Kecil yang Membuat PerbedaanSelain perawatan kulit, ada beberapa detail kecil yang sering dilupakan tetapi sangat memengaruhi penampilan pria.Rambut dan janggut adalah contoh paling jelas. Potongan rambut yang rapi dan janggut yang terawat memberi kesan disiplin dan percaya diri. Sebaliknya, rambut yang terlalu panjang tanpa bentuk bisa membuat wajah terlihat lelah.Hal lain adalah aroma tubuh. Tidak harus memakai parfum mahal, tetapi menjaga tubuh tetap segar adalah bentuk penghargaan terhadap orang lain di sekitar kita.Terakhir adalah konsistensi. Banyak pria mencoba perawatan baru selama beberapa hari lalu berhenti karena merasa tidak ada perubahan. Padahal sebagian besar perawatan kulit membutuhkan waktu beberapa minggu untuk menunjukkan hasil.Perawatan pria sebenarnya tidak perlu dramatis. Ia cukup sederhana: bersih, rapi, dan konsisten. Kadang yang dibutuhkan bukan produk baru, melainkan kebiasaan baru. [][Rommy Rimbarawa/TBV]Penulisan dan riset untuk artikel ini dibantu AI dan telah melewati kurasi Redaksi.

Grooming Dasar Pria agar Tetap Pantas
MenZone

23 Feb 2026

Grooming Dasar Pria agar Tetap Pantas

Pria keren bukan soal mahal. Ia soal rapi dan sadar diri. Mari kita urai.Ada mitos lama yang bilang pria cukup mandi dan selesai. Sisanya urusan keberuntungan genetik. Padahal di dunia nyata, kesan pertama sering ditentukan detail yang terlihat sederhana.Grooming bukan berarti jadi ribet atau menghabiskan waktu berjam-jam di depan cermin. Ini tentang disiplin dasar yang membuat Anda terlihat siap menghadapi dunia, entah itu meeting, kencan, atau sekadar nongkrong sore.Karena hobi eksplor hal baru, saya melihat grooming seperti perlengkapan wajib sebelum berpetualang. Anda tidak naik gunung tanpa sepatu yang layak. Begitu juga tidak keluar rumah dengan penampilan asal.Baca Juga: Bisakah Pria Botak Menumbuhkan Rambutnya Kembali? Fondasi Grooming yang Tidak Bisa DitawarPertama, kebersihan wajah. Cuci muka dua kali sehari dengan pembersih sesuai jenis kulit. Wajah berminyak bukan alasan untuk terlihat kusam, dan wajah kering bukan alasan untuk tampak lelah.Kedua, rambut. Potongan yang sesuai bentuk wajah jauh lebih penting daripada mengikuti tren ekstrem. Rambut rapi memberi kesan terstruktur, bahkan saat pakaian Anda kasual.Ketiga, perawatan area yang sering diabaikan seperti alis, kumis, atau janggut. Rapikan, bukan dihilangkan jika tidak perlu. Tujuannya terlihat terawat, bukan berubah karakter.Keempat, aroma tubuh. Deodoran atau parfum ringan bisa jadi penutup kalimat dalam bahasa tubuh Anda. Terlalu kuat justru mengganggu, terlalu lemah tidak terasa.Baca Juga: Parfum Pria dan 4 Kepribadian yang MenyertainyaGrooming Bukan Soal Gaya, Tapi SikapBanyak pria mengira grooming identik dengan kosmetik. Padahal esensinya adalah respek terhadap diri sendiri dan orang lain. Anda menunjukkan bahwa pertemuan itu penting dengan hadir dalam versi terbaik Anda.Mulailah dari rutinitas sederhana yang konsisten. Potong kuku secara berkala, jaga kebersihan gigi, dan perhatikan kondisi sepatu. Detail kecil sering lebih berbicara daripada outfit mahal.Pada akhirnya, pria pantas bukan yang paling mencolok, tetapi yang paling siap. Grooming dasar adalah fondasi kepercayaan diri. Dan percaya diri adalah aksesoris paling maskulin yang tidak pernah ketinggalan zaman. [][Rommy Rimbarawa/TBV]Penulisan dan riset untuk artikel ini dibantu AI dan telah melewati kurasi Redaksi.

Ketika Pria Mengabaikan Perawatan Rambut Wajah
MenZone

17 Des 2025

Ketika Pria Mengabaikan Perawatan Rambut Wajah

Kumis, jenggot, dan cambang sering dianggap tidak perlu dirawat serius. Padahal, area ini menyimpan risiko jika dibiarkan begitu saja.Bagi sebagian pria, merawat rambut wajah masih dipandang sebagai hal sekunder. Kumis, jenggot, dan cambang dibiarkan tumbuh tanpa arah, dipangkas seadanya, atau hanya dirapikan saat sudah terasa mengganggu. Kebiasaan ini kerap muncul karena anggapan bahwa rambut wajah bersifat alami dan tidak memerlukan perhatian khusus.Faktor kesibukan, minimnya pengetahuan, hingga persepsi maskulinitas yang keliru turut memperkuat kecenderungan ini. Padahal, rambut wajah memiliki karakter yang berbeda dari rambut kepala. Area kulit di sekitarnya lebih sensitif dan mudah mengalami masalah jika tidak dirawat dengan tepat.Mengabaikan perawatan rambut wajah bukan hanya soal estetika. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat berdampak pada kesehatan kulit dan kenyamanan sehari-hari. Memahami risikonya menjadi langkah awal untuk menyikapi perawatan rambut wajah dengan lebih bijak.Baca Juga: Mengapa Bau Badan Pria Bisa Berbeda-bedaRisiko di Balik Rambut Wajah yang Tidak TerawatRambut wajah yang dibiarkan tumbuh tanpa perawatan dapat menjadi tempat menumpuknya kotoran dan minyak. Area kumis dan jenggot sering terpapar sisa makanan, debu, dan polusi. Jika tidak dibersihkan dengan baik, kondisi ini memicu iritasi dan bau tidak sedap.Kulit di bawah jenggot yang jarang dirawat juga rentan mengalami gatal dan ketombe jenggot. Penumpukan sel kulit mati dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan tampilan kulit yang tidak sehat. Dalam beberapa kasus, iritasi ringan dapat berkembang menjadi peradangan jika terus diabaikan.Risiko lain yang sering luput disadari adalah tampilan wajah yang terlihat kusam dan tidak rapi. Rambut wajah yang tidak dibentuk dengan baik dapat mengganggu proporsi wajah. Hal ini dapat memengaruhi kesan profesional dan kepercayaan diri, terutama dalam situasi sosial dan pekerjaan.Baca Juga: Mengurangi Keringat Berlebih untuk Kenyamanan Sehari-hariMengapa Perawatan Rambut Wajah Sering DiabaikanKurangnya pemahaman menjadi alasan utama. Banyak pria belum menyadari bahwa rambut wajah membutuhkan perawatan khusus, bukan sekadar dicukur sesekali. Produk perawatan rambut wajah juga masih dianggap opsional oleh sebagian orang.Rutinitas yang dianggap rumit juga membuat perawatan ini sering ditunda. Padahal, langkah dasar seperti membersihkan dan merapikan dapat dilakukan dalam waktu singkat. Persepsi bahwa perawatan identik dengan kerumitan membuat pria enggan memulainya.Selain itu, tidak semua pria terbiasa memperhatikan detail penampilan. Rambut wajah sering luput dari perhatian karena dianggap bagian kecil dari keseluruhan tampilan. Kebiasaan ini terbentuk dari waktu ke waktu dan menjadi rutinitas yang sulit diubah.Baca Juga: Produk yang Bikin Pria Recharge TotalCara Mengatasi dan Mulai Merawat Rambut WajahLangkah pertama adalah menjadikan pembersihan sebagai kebiasaan. Membersihkan kumis dan jenggot saat mencuci wajah membantu mengurangi penumpukan kotoran. Penggunaan pembersih yang lembut membantu menjaga keseimbangan kulit di area tersebut.Merawat bentuk rambut wajah juga penting untuk kenyamanan. Memangkas secara rutin membantu menjaga panjang dan arah tumbuh rambut. Langkah ini tidak harus dilakukan setiap hari, tetapi cukup konsisten agar rambut tetap rapi.Menggunakan produk perawatan sederhana seperti pelembap ringan atau minyak khusus rambut wajah dapat membantu menjaga kelembapan kulit. Kulit yang terhidrasi dengan baik mengurangi rasa gatal dan ketidaknyamanan. Perawatan ini membantu rambut wajah terlihat lebih teratur dan sehat.Merawat kumis, jenggot, dan cambang bukan tentang mengubah identitas maskulin. Justru, perawatan yang tepat mencerminkan kepedulian terhadap diri sendiri. Dengan langkah sederhana dan konsisten, rambut wajah dapat menjadi bagian penampilan yang nyaman, bersih, dan berkarakter. [][Rommy Rimbarawa/TBV]penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi

Masih Bau Badan Padahal Sudah Mandi? Ini Kebiasaan Penyebabnya!
MenZone

24 Nov 2025

Masih Bau Badan Padahal Sudah Mandi? Ini Kebiasaan Penyebabnya!

Bau badan sering muncul diam-diam, bahkan setelah mandi bersih. Rupanya, beberapa kebiasaan kecil justru jadi biang utamanya.Bau badan memang jadi musuh besar banyak cowok. Bukan karena malas mandi, tapi karena ada kebiasaan kecil yang bikin bakteri gampang berkembang. Keringat sendiri sebenarnya tidak berbau—yang membuatnya menyengat adalah interaksi keringat dengan bakteri di kulit.Menurut Cleveland Clinic, produksi keringat di area tertentu seperti ketiak, selangkangan, dan punggung lebih tinggi karena ada kelenjar apokrin. Ketika area itu lembap terlalu lama, bakteri bekerja ekstra dan aroma tidak sedap pun muncul.Masalahnya, banyak cowok merasa mandi sudah cukup untuk mengatasi bau badan. Padahal, kebiasaan seperti mengeringkan tubuh asal-asalan, jarang ganti pakaian, atau memakai deodorant yang salah bisa membuat bau badan tetap bertahan meski tubuh sudah bersih.Di sinilah pentingnya memahami akar masalahnya. Bukan sekadar mandi, tapi mengenali kebiasaan yang tanpa sadar jadi penyebab utama. Dengan begitu, rutinitas perawatan jadi lebih efektif dan bikin percaya diri makin stabil.Baca Juga: Tegap dan Bugar, Rahasia Postur yang Bikin Percaya DiriKebiasaan Sehari-Hari yang Diam-Diam Memicu Bau BadanSatu kebiasaan yang umum adalah tidak benar-benar mengeringkan tubuh setelah mandi. Kelembapan yang terperangkap di kulit, terutama di lipatan tubuh, memberi ruang bagi bakteri untuk berkembang lebih cepat.Kedua, memakai pakaian yang sama berulang kali—terutama saat banyak berkeringat—bisa membuat bakteri menempel kembali ke kulit. Menurut Mayo Clinic, pakaian yang lembap menyimpan bakteri dan bisa memperburuk aroma tubuh.Kebiasaan makan juga berperan. Makanan seperti bawang, bawang putih, dan rempah kuat dapat mengubah bau alami tubuh. Ketika tubuh mengeluarkan senyawa sulfur, aromanya bisa muncul lewat keringat.Dan terakhir, beberapa cowok lupa bahwa deodorant dan antiperspirant itu dua hal yang berbeda. Salah pilih produk bisa membuat perlindungan kurang maksimal, terutama jika punya aktivitas tinggi sepanjang hari.Baca Juga: Grooming Pria Modern: Bahan Aman untuk Area SensitifCara Aman Mengurangi Bau Badan agar Tetap Percaya DiriMulai dengan mandi teratur menggunakan sabun antibakteri lembut. Fokuskan pada area lembap seperti ketiak, selangkangan, dan lipatan tubuh. Hindari sabun terlalu keras yang justru memicu iritasi.Pilih antiperspirant yang mengandung aluminium chloride dalam konsentrasi aman. Menurut WebMD, kandungan ini dapat membantu mengurangi produksi keringat sehingga menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau.Jangan lupa, ganti pakaian—terutama kaus—lebih sering, terutama setelah olahraga atau bekerja di luar ruangan. Jenis pakaian berbahan breathable membantu menjaga kulit tetap kering dan nyaman.Akhirnya, jaga pola makan dan hidrasi. Mengurangi konsumsi makanan berbau kuat serta minum air cukup membantu menyeimbangkan aroma alami tubuh dan menjaga stamina sepanjang hari. [][Rommy Rimbarawa/TBV]penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi