Bekas jerawat bisa menjadi bagian dari proses kulit, tetapi bukan berarti ia hilang dengan sendirinya tanpa perhatian yang tepat.
Banyak orang berharap bekas jerawat akan memudar seiring waktu, tetapi kenyataannya proses tersebut tidak selalu berjalan sendirian atau cepat. Bekas jerawat—termasuk hiperpigmentasi, noda merah, dan bekas luka—adalah respons kulit terhadap peradangan dan kerusakan jaringan setelah jerawat sembuh. Menyikapinya dengan benar membantu kulit pulih lebih cepat dan teksturnya terlihat lebih halus.
Menurut Dr. Agnes Rosarina Prita Sari, Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika yang dikutip dari Kompas.com, bekas jerawat yang menghitam atau gelap dapat dipicu oleh peradangan lama dan trauma pada kulit, misalnya akibat memencet jerawat. Ia menekankan pentingnya mengobati jerawat secara tepat dan menggunakan tabir surya secara rutin agar bekasnya tidak semakin menggelap dan sulit diatasi.
Pendekatan yang tepat untuk memperbaiki kulit bekas jerawat tidak hanya terpaku pada satu bahan atau produk saja. Kombinasi bahan aktif yang bekerja di berbagai tahap regenerasi kulit biasanya memberikan hasil lebih efektif.
Bahan Aktif yang Membantu Memudarkan Bekas Jerawat
Beberapa bahan aktif yang umum ditemukan dalam skincare membantu mempercepat perbaikan kulit adalah Niacinamide yang membantu mencerahkan noda gelap sekaligus menenangkan peradangan ringan. Selain itu, juga ada Vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan yang membantu memperbaiki warna kulit yang tidak merata serta merangsang produksi kolagen.
Tranexamic acid dikenal efektif mengatasi hiperpigmentasi pascainflamasi karena membantu mengatur produksi melanin. Sementara Retinol mempercepat pergantian sel kulit dan merangsang regenerasi kolagen sehingga bekas luka tampak lebih halus. Terakhir, ada Azelaic acid yang membantu menenangkan kulit sekaligus mencerahkan bekas jerawat.
Penggunaan bahan-bahan ini sebaiknya dilakukan secara bertahap dan konsisten, karena kulit membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dan memproses perubahan.
Pendekatan Lebih Lanjut untuk Bekas Jerawat Mendesak
Selain skincare topikal, beberapa kondisi bekas jerawat yang lebih dalam atau berat mungkin memerlukan pendekatan klinis. Menurut pakar dermatologi seperti yang dikutip dalam berbagai pedoman perawatan, prosedur seperti chemical peeling, microneedling, atau laser resurfacing dapat membantu mengurangi tampilan bekas yang sudah lama dan meningkatkan tekstur kulit.
Tabir surya tetap menjadi langkah penting dalam setiap tahapan perawatan. Paparan sinar UV dapat memperparah noda hitam dan membuat waktu pemulihan lebih lama. Mengaplikasikan sunscreen dengan SPF yang sesuai setiap hari membantu menjaga hasil perawatan.
Bekas jerawat bukan sekadar masalah estetika; ia merupakan bagian dari proses regenerasi kulit yang membutuhkan pendekatan yang sadar dan bertahap. Dengan memilih bahan aktif yang tepat dan, jika perlu, berkonsultasi dengan dokter kulit, proses pemulihan kulit bisa berjalan lebih efektif dan lebih cepat terlihat hasilnya. [][Eva Evilia/TBV]
penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi