Bandung, Jawa Barat, Indonesia
PersonalCare

Cara Lembut Merawat Mulut dan Gigi Setiap Hari

Ditulis oleh Vikalena Lasmoskwa Dipublikasikan pada 22 November 2025 17

Cara Lembut Merawat Mulut dan Gigi Setiap Hari

Perawatan mulut harian yang lembut—menyikat, flossing, mouthwash—membantu menjaga kenyamanan dan penampilan. Hindari kebiasaan yang merusak enamel dan gusi.

Senyum yang terawat selalu membawa kehangatan, bahkan sebelum kata pertama terucap. Merawat mulut dan gigi adalah cara lembut menjaga kenyamanan diri setiap hari.

Mulut adalah gerbang pertama dari banyak hal: makanan, percakapan, kepercayaan diri, bahkan kesan pertama. Namun, seringkali area ini terabaikan, padahal kesehatan mulut sangat memengaruhi penampilan dan kenyamanan diri.

Ketika gigi terawat dan napas tetap segar, tubuh terasa lebih ringan untuk tersenyum. Senyum yang nyaman adalah salah satu bentuk perawatan diri yang paling sederhana, tetapi efeknya bisa terasa jauh ke dalam keseharian.

Menurut National Institute of Dental and Craniofacial Research [NIDCR], perawatan mulut yang baik tidak hanya mencegah penyakit gusi, tetapi juga berkaitan langsung dengan kebersihan diri secara menyeluruh. Mulut yang sehat ikut mendukung penampilan yang bersih dan rapi.

Perawatan area ini tidak harus rumit. Yang dibutuhkan hanyalah kebiasaan lembut dan konsisten—kebiasaan yang memberi ruang bagi tubuh untuk tetap nyaman tanpa merasa dipaksakan.
Kebiasaan Harian yang Membantu Menjaga Mulut Tetap Sehat
Dimulai dari rutinitas sederhana: menyikat gigi dua kali sehari menggunakan sikat berbulu lembut dan pasta gigi berfluoride. Teknik menyikat yang pelan dan penuh perhatian membantu mencegah kerusakan gusi.

American Dental Association [ADA] merekomendasikan mengganti sikat gigi setiap tiga bulan. Helai sikat yang mulai melebar dapat mengurangi efektivitas pembersihan dan memicu iritasi gusi.

Menggunakan benang gigi juga dapat membantu membersihkan area yang sulit dijangkau. Dengan ritme yang tenang dan ringan, proses ini membantu menjaga kebersihan tanpa melukai gusi.

Akhirnya, kumur dengan mouthwash yang lembut dapat membantu menjaga keseimbangan flora mulut sekaligus memberi rasa segar. Pilih yang bebas alkohol agar tidak menimbulkan rasa perih.

Kebiasaan yang Sebaiknya Ditinggalkan demi Kesehatan Mulut
Beberapa kebiasaan kecil sering tidak disadari memberi dampak besar, seperti menyikat gigi terlalu keras. Tekanan berlebihan dapat merusak enamel dan menyebabkan gusi menurun sehingga gigi lebih sensitif.

Kebiasaan mengonsumsi minuman manis dan soda setiap hari juga bisa mempercepat kerusakan gigi. Asam yang terkandung dalam minuman tersebut melemahkan enamel dan memicu pembentukan plak.

Menurut Harvard School of Dental Medicine, kebiasaan merokok tidak hanya memengaruhi napas tetapi juga mempercepat kerusakan jaringan gusi dan memicu perubahan warna gigi secara signifikan.

Pada akhirnya, menjauhi kebiasaan-kebiasaan kecil ini adalah bagian dari proses merawat diri. Menggantinya dengan kebiasaan yang lebih lembut akan membuat mulut dan gigi tetap sehat, sekaligus menjaga kenyamanan ketika tersenyum. [][Vikalena Lasmoskwa/TBV]

Artikel Terkait

Midweek Recharge: Cara Sederhana Menyegarkan Tubuh dan Pikiran di Tengah Minggu Padat
PersonalCare

29 Oct 2025

Midweek Recharge: Cara Sederhana Menyegarkan Tubuh dan Pikiran di Tengah Minggu Padat

Rabu bisa jadi momen untuk recharge energi, cukup dengan ritual kecil yang menenangkan tubuh dan pikiran.

Berdamai dengan Kerutan di Sekitar Mata
PersonalCare

03 Jan 2026

Berdamai dengan Kerutan di Sekitar Mata

Kerutan mata adalah proses alami. Dengan hidrasi, perlindungan matahari, dan kebiasaan sehat, area mata dapat menua secara lebih nyaman dan terawat.

Perawatan Tubuh Berkelanjutan di Musim Hujan
PersonalCare

14 Oct 2025

Perawatan Tubuh Berkelanjutan di Musim Hujan

Hujan deras menyapa jendela, dan Anda mungkin merasa kulit tangan atau kaki sedikit kering meski udara terasa lembap.  Musim hujan di Oktober 2025 membawa tantangan tersendiri untuk menjaga tubuh tetap sehat dan nyaman. Namun, dengan perawatan tubuh berkelanjutan, Anda bisa merangkul kecantikan alami sekaligus mendukung lingkungan. Bayangkan merawat tubuh dengan bahan lokal Indonesia, seperti minyak kelapa, yang terasa seperti pelukan hangat dari alam. Artikel ini akan memandu Anda melalui rutinitas sederhana untuk tubuh sehat di musim hujan. Mengapa Perawatan Berkelanjutan? Perawatan berkelanjutan berfokus pada produk ramah lingkungan dan kesehatan jangka panjang. Di musim hujan, kulit tubuh rentan iritasi akibat kelembapan atau pakaian basah. Menurut Journal of Cleaner Production [2023], produk dengan bahan alami mengurangi risiko iritasi hingga 25% dibandingkan formula kimia berat. Oleh karena itu, memilih bahan lokal seperti minyak kelapa atau kopi adalah langkah cerdas untuk tubuh dan bumi. Mulai dengan Pembersihan Lembut Pembersihan adalah fondasi perawatan tubuh. Gunakan sabun batang berbasis bahan alami, seperti ekstrak daun sirih, yang dikenal sebagai antiseptik tradisional Indonesia. Sabun ini membersihkan tanpa menghilangkan kelembapan alami kulit. Mandi dengan air suam-suam kuku, dan fokus kepada area seperti siku atau lutut yang mudah kering. Langkah ini seperti menyegarkan tubuh Anda setelah seharian berhadapan dengan cuaca tak menentu. Baca Juga: Rawat Kebersihan Tangan dan Kaki di Musim Hujan Eksfoliasi untuk Kulit Halus Kelembapan musim hujan sering menyebabkan sel kulit mati menumpuk, membuat kulit terasa kasar. Lakukan eksfoliasi seminggu sekali dengan scrub kopi bubuk dari Sumatera. Kopi mengelupas kulit mati dan merangsang sirkulasi darah, memberikan sensasi hangat dan segar. Pijat perlahan selama 2-3 menit, lalu bilas. Bayangkan ini seperti menyapu debu dari tubuh Anda, mengembalikan kehalusan alami. Lembapkan dengan Bahan Lokal Setelah eksfoliasi, jangan lupa melembapkan. Minyak kelapa murni, yang banyak diproduksi UMKM Indonesia, adalah pelembap alami yang luar biasa. Oleskan tipis-tipis pada tangan, kaki, atau area kering lainnya. Minyak kelapa menjaga kulit tetap lembut meski sering terpapar air hujan. BPOM [2025] menegaskan bahwa produk alami terdaftar aman untuk penggunaan harian, asal disimpan di tempat kering. Baca Juga: Sabun Belerang: Si Kuning yang Menyimpan Khasiat Cegah Iritasi di Musim Hujan Pakaian atau sepatu basah bisa memicu iritasi, terutama di kaki. Pastikan Anda mengganti kaus kaki basah dan menjaga kulit tetap kering. Jika gatal muncul, gunakan krim berbasis lidah buaya untuk menenangkan. Dengan begitu, Anda bisa tetap nyaman meski hujan mengguyur sepanjang hari. Perawatan tubuh berkelanjutan di musim hujan adalah cara mencintai diri dan lingkungan. Dengan sabun daun sirih, scrub kopi, dan minyak kelapa, Anda menjaga kulit tetap sehat sambil mendukung UMKM lokal. Mulailah rutinitas ini hari ini, dan rasakan perubahan. Untuk tips lain, cek artikel kami di rubrik SkinCare tentang skinimalisme. Biarkan tubuh Anda bersinar di tengah hujan! [][Eva Evilia/TBV] Sumber Eksternal: BPOM: Keamanan Produk Alami Journal of Cleaner Production [2023], “Sustainable Cosmetics and Skin Health”

Mengapa Kulit di Ruangan Ber-AC Lebih Cepat Kering?
PersonalCare

10 Jan 2026

Mengapa Kulit di Ruangan Ber-AC Lebih Cepat Kering?

Udara AC membuat kulit cepat kering. Pelembap dengan humektan dan emolien membantu menjaga hidrasi dan kenyamanan kulit sepanjang hari.