Kulit berminyak tetap membutuhkan pelembap — bukan untuk menambah minyak, tapi untuk menyeimbangkan hidrasi alami kulit.
Kulit berminyak bukan berarti kulit yang lembap. Keduanya berbeda. Minyak di wajah adalah sebum — zat alami yang diproduksi kulit untuk melindungi permukaan. Namun, terlalu banyak sebum justru bisa menandakan kulit sedang berusaha menebus kekeringan dari dalam.
Artinya, ketika Anda menolak pelembap karena takut ‘terlalu berminyak’, kulit justru bisa semakin aktif memproduksi minyak untuk mengompensasi kekeringan. Inilah lingkaran yang sering tidak disadari banyak orang.
Memahami Kebutuhan Kulit
Kunci perawatan kulit berminyak bukan menghilangkan minyak sepenuhnya, tapi menyeimbangkannya. Pilih pelembap dengan tekstur ringan — seperti gel atau lotion berbasis air — yang membantu hidrasi tanpa menyumbat pori.
Banyak juga yang percaya bahwa mencuci muka sesering mungkin bisa mengontrol minyak. Faktanya, mencuci terlalu sering justru membuat kulit kehilangan pelindung alaminya. Dua kali sehari sudah cukup: pagi dan malam.
Kulit berminyak bukan musuh yang harus ditaklukkan. Ia hanya butuh pendekatan yang lembut dan konsisten. Karena, kulit yang seimbang bukan yang bebas minyak, melainkan yang terasa nyaman dan sehat sepanjang hari.