Bandung, Jawa Barat, Indonesia
HairCare

Penyebab Rambut Rusak dan Cara Memperbaikinya

Ditulis oleh Hagi Hagoromo Dipublikasikan pada 14 October 2025 26

Penyebab Rambut Rusak dan Cara Memperbaikinya

Rambut rusak adalah masalah umum yang dialami banyak orang. Kondisi ini bisa membuat rambut terlihat kusam, mudah patah, atau bercabang. Berikut penyebab dan solusi untuk mengatasinya.

Penyebab Rambut Rusak

1. Penggunaan Alat Styling Berlebihan

Catokan, curling iron, atau blow dryer mengeluarkan panas tinggi yang merusak lapisan keratin rambut. Penggunaan sehari-hari tanpa pelindung panas memperparah kerusakan.

2. Paparan Bahan Kimia

Proses pewarnaan, pelurusan, atau pengeritingan menggunakan bahan kimia keras. Zat seperti amonia dan sulfat bisa menghilangkan kelembapan alami rambut.

ilustrasi rambut rusak - Beautyversity | canva.com

3. Faktor Lingkungan

Sinar UV, polusi, dan udara kering dapat membuat rambut kering dan rapuh. Debu juga menyumbat pori-pori kulit kepala, menghambat pertumbuhan rambut sehat.

4. Kesalahan Perawatan

Mengikat rambut terlalu kencang, menyisir saat basah, atau menggunakan sisir bergigi rapat berisiko memicu kerontokan dan patahnya batang rambut.

5. Kurang Nutrisi

Diet rendah protein, vitamin [seperti biotin dan vitamin E], serta zat besi melemahkan struktur rambut dari dalam.

Baca Juga: Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya

Cara Memperbaiki Rambut Rusak

1. Batasi Penggunaan Alat Panas

Gunakan catokan atau blow dryer maksimal 2x seminggu. Selalu aplikasikan heat protectant sebelum styling untuk mengurangi paparan panas langsung.

2. Pilih Produk Perawatan Lembut

ilustrasi perawatan rambut rusak - Beautyversity | canva.com

Gunakan sampo dan kondisioner bebas sulfat dan paraben. Tambahkan serum atau hair mask mengandung keratin, argan oil, atau shea butter untuk mengembalikan kelembapan.

3. Lindungi dari Lingkungan

Pakai topi atau scarf saat beraktivitas di bawah matahari. Bilas rambut setelah berenang di air berklorin untuk mencegah kekeringan.

4. Terapkan Perawatan Intensif

» Masker Rambut Alami: Oleskan masker dari alpukat, madu, atau minyak kelapa 1-2x seminggu.

» Trim Rutin: Potong ujung rambut bercabang setiap 6-8 minggu untuk mencegah kerusakan merambat.

5. Perbaiki Pola Makan

Konsumsi makanan kaya protein [telur, ikan], omega-3 [alpukat, kacang], dan vitamin [sayuran hijau] untuk mendukung kesehatan rambut.

Rambut rusak bisa diperbaiki dengan kombinasi perawatan eksternal dan internal. Hindari kebiasaan merusak, pilih produk tepat, dan penuhi nutrisi harian. Lakukan perawatan konsisten untuk hasil maksimal dalam 4-8 minggu. [][Vikalena Lasmoskwa/TBV]

*penulisan artikel ini dibantu riset DeepSeek-R1

Artikel Terkait

4 Tata Rambut Wanita di 2024 dan Tren 2025
HairCare

14 Oct 2025

4 Tata Rambut Wanita di 2024 dan Tren 2025

Pada tahun 2024, tren gaya rambut wanita cenderung berfokus kepada kenyamanan dan ekspresi diri. Banyak wanita memilih gaya yang mencerminkan individualitas mereka sekaligus praktis untuk perawatan sehari-hari. Perubahan tren gaya rambut wanita dari tahun ke tahun dipengaruhi berbagai faktor, mencakup aspek budaya, sosial, teknologi, dan ekonomi. Berikut adalah ringkasan singkat mengenai bagaimana tren gaya rambut wanita berubah dan apa penyebab pergerakan tren tersebut: Faktor Pengaruh Tren Gaya Rambut Wanita Media dan Hiburan: Industri hiburan dan media memiliki pengaruh besar terhadap tren gaya rambut. Selebriti, film, serial televisi, dan influencer media sosial sering menjadi pelopor dalam memperkenalkan dan mempopulerkan gaya rambut baru. Misalnya, gaya rambut tertentu dari seorang karakter populer dalam film bisa menjadi tren yang diikuti banyak orang. Teknologi dan Inovasi: Kemajuan dalam produk dan teknik perawatan rambut juga mendorong tren baru. Pengembangan alat styling yang lebih canggih dan produk perawatan rambut yang lebih efektif memungkinkan orang untuk bereksperimen dengan gaya yang lebih beragam dan memelihara rambut mereka dengan lebih baik, mempengaruhi popularitas gaya tertentu. Perubahan Sosial dan Budaya: Perubahan dalam norma sosial dan nilai budaya juga mempengaruhi tren gaya rambut. Misalnya, gerakan sosial yang mendorong penerimaan kecantikan alami dan keberagaman bisa mendorong popularitas gaya rambut alami dan tekstur asli. Selain itu, perubahan dalam dinamika kerja, seperti peningkatan pekerjaan dari rumah, juga bisa mengubah preferensi gaya rambut ke arah yang lebih santai dan mudah diatur. Ekonomi dan Faktor Global: Situasi ekonomi juga berperan dalam tren gaya rambut. Dalam masa ekonomi yang sulit, orang mungkin memilih gaya rambut yang lebih mudah dan murah untuk dipelihara. Di sisi lain, tren global juga sangat dipengaruhi peristiwa global, seperti pandemi, yang bisa mengubah cara orang berinteraksi dan gaya hidup mereka, termasuk cara mereka mengatur rambut. Inovasi Bahan dan Keberlanjutan: Semakin banyaknya kesadaran tentang lingkungan dan kesehatan juga membawa perubahan dalam produk perawatan rambut. Tren saat ini menunjukkan preferensi yang kuat terhadap produk yang ramah lingkungan dan bebas dari bahan kimia keras. Ini mendorong peningkatan penggunaan bahan-bahan alami dan berkelanjutan dalam produk perawatan rambut. Beauties, perubahan tren ini menunjukkan bagaimana interaksi kompleks antara inovasi teknologi, pengaruh media, perubahan sosial, dan kondisi ekonomi berkontribusi pada dinamika terus-menerus dalam tren gaya rambut wanita. Setiap faktor memberi kontribusi pada siklus perubahan yang terus berlangsung, menciptakan variasi yang tak terbatas dalam cara wanita memilih untuk menata rambut mereka. ilustrasi gaya rambut - Beautyversity | canva.com Nah, mari kita lihat tren gaya rambut wanita tahun 2024: Bob dan Lob Variatif: Bob pendek dan lob [long bob] terus populer karena kemudahannya dalam perawatan. Variasi seperti bob berlapis atau lob dengan tekstur messy banyak dipilih untuk memberikan kesan santai namun chic. Bangs atau Poni: Poni samping dan poni tebal ala curtain bangs menjadi favorit, memberikan sentuhan retro yang kembali populer. Gaya poni ini cocok untuk berbagai bentuk wajah, membuatnya menjadi pilihan yang mudah untuk diterapkan banyak wanita. Natural Curls and Waves: Penerimaan terhadap tekstur rambut alami terus berkembang, di mana wanita dengan rambut keriting atau bergelombang memilih untuk membiarkan rambut mereka alami tanpa styling berlebih. Produk yang mendukung kesehatan rambut alami seperti krim penghidrasi dan penguat lok menjadi lebih populer. Warna Cerah dan Pastel: Eksperimen dengan warna rambut tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Warna-warna cerah seperti biru, merah muda, dan ungu lavender, serta warna pastel lembut, banyak dipilih oleh mereka yang ingin menonjol. Baca Juga: Keramas dengan Air Dingin, Mitos atau Fakta untuk Rambut Sehat? Forecast Gaya Rambut Tahun 2025Menjelang tahun 2025, diperkirakan tren gaya rambut akan lebih mengarah ke arah keberlanjutan dan kesehatan alami rambut. Beberapa prediksi untuk tren tahun 2025 adalah: ilustrasi gaya rambut - Beautyversity | canva.com Sustainability and Natural Products: Ada kecenderungan meningkat untuk menggunakan produk yang ramah lingkungan dan berbahan dasar alami, mendorong lebih banyak wanita untuk memilih produk yang tidak hanya baik untuk mereka tetapi juga untuk planet ini. Sleek and Minimalistic Styles: Gaya rambut yang lebih sleek seperti ponytail rendah, chignon yang rapi, dan slicked-back look bisa menjadi populer. Gaya-gaya ini mencerminkan minat pada tampilan yang bersih dan teratur yang mudah diatur dan dipelihara. Regrowth and Long Hairstyles: Dengan banyak orang yang masih bekerja dari rumah atau memiliki jadwal yang lebih fleksibel, tren membiarkan rambut tumbuh panjang dan sehat mungkin akan terus populer. Gaya rambut panjang alami, baik lurus maupun berombak, diperkirakan akan banyak dipilih. Accessorized Styles: Penggunaan aksesori rambut seperti ikat kepala, bandana, dan klip rambut dekoratif diharapkan akan meningkat sebagai cara untuk menambahkan keunikan pada gaya sederhana, menonjolkan individualitas dalam tampilan sehari-hari. Secara keseluruhan, tren rambut wanita di tahun 2025 kemungkinan akan dipengaruhi keinginan untuk kombinasi kenyamanan, kepraktisan, dan ekspresi pribadi, dengan fokus kuat kepada kesehatan dan keberlanjutan. Beauties lebih suka gaya yang mana? [][Vikalena Lasmoskwa/TBV]

Rahasia Rambut Kuat dari Akar
HairCare

30 Oct 2025

Rahasia Rambut Kuat dari Akar

Rambut kuat berasal dari akar sehat, nutrisi cukup, dan kebiasaan kecil yang konsisten — bukan dari produk instan.

Rambut yang Berbicara: Saat Mahkota Butuh Didengar
HairCare

28 Oct 2025

Rambut yang Berbicara: Saat Mahkota Butuh Didengar

Rambut juga punya bahasa sendiri — dengarkan sinyalnya, rawat dengan lembut, dan biarkan kilaunya jadi cermin keseimbangan diri.

Tren Pembersihan Wajah Terkini
SkinCare

14 Oct 2025

Tren Pembersihan Wajah Terkini

Membersihkan wajah sering dianggap rutinitas sederhana, sekadar menghapus debu, minyak, dan sisa makeup. Namun, di dunia kecantikan yang terus berkembang, langkah ini berubah jadi ritual penting yang tak kalah bergengsi dari serum atau krim anti-aging.  Kini, tren pembersihan wajah tidak lagi soal busa melimpah atau wangi menyengat. Dunia skincare bergerak ke arah yang lebih cerdas, lembut, dan menyenangkan. Dari teknik double cleansing yang masih populer, hingga kemunculan cleanser multifungsi yang bisa sekaligus melembapkan, semuanya menunjukkan satu hal: membersihkan wajah bukan sekadar kewajiban, melainkan momen kecil untuk merawat diri. Berikut ini adalah tren terkini membersihkan wajah: 1. Double Cleansing Masih Mendominasi Dilansir dari Who What Wear, metode double cleansing yakni membersihkan wajah 2 langkah [pertama dengan oil-based cleanser, baru kemudian water-based cleanser] masih jadi andalan. Teknik ini efektif mengangkat makeup dan sunscreen, serta menunjang penyerapan produk skincare selanjutnya, terutama untuk kulit berminyak atau berjerawat.  Baca Juga: Cara Instan untuk Memutihkan Kulit: Risiko dan Solusi 2. Face Wash Kini Jadi Fokus Utama Cetek di mata sebagian orang, face wash kini jadi sorotan utama dalam skincare. Masih dari Who What Wear, produk dengan formula lembut namun kaya seperti pH seimbang, peptide, niacinamide, ceramide, atau hyaluronic acid kini banyak dicari karena tidak hanya membersihkan, tapi juga mendukung kesehatan skin barrier. 3. Hybrid & SPF-Specific Cleanser untuk Praktis Menurut Sensient Beauty, era skinimalism bikin orang cari produk multifungsi. Tren hybrid cleansers muncul sebagai solusi: pembersih sekaligus makeup remover, kadang juga bersifat hidrasi atau masker. Ada pula SPF-specific cleansers yang dirancang khusus menghapus sunscreen dengan lembut tanpa merusak kulit.  4. Sensorial & “Dopamine Cleansing” Juga dari Sensient Beauty, cleansing bukan sekadar rutinitas, tapi juga pengalaman emosional. Tekstur unik dan menyenangkan, seperti mochi mousse, balm-to-milk, atau formulasi yang memberikan sensasi lembut, kini jadi incaran. Ini dikenal sebagai dopamine cleansing — skincare yang bikin hati senang.  Baca Juga: Anti-Pollution Skincare? Apa Itu? 5. Fokus kepada Kulit Sensitif dan Barrier-Supportive Semakin banyak orang sadar soal pentingnya fungsi skin barrier. Cleanser kini banyak yang diformulasikan lembut, mengandung humektan, dan mendukung mikrobioma kulit. Sensient Beauty bilang, tujuannya untuk membersihkan tanpa membuat kulit jadi sensitif atau iritasi. 6. Natural Ingredients & Clean Beauty Dari cardinalcourieronline.com disebutkan bahwa pendekatan skincare yang ramah lingkungan makin diminati. Cleanser dengan bahan alami seperti aloe vera, tea tree, witch hazel, atau chamomile menjadi favorit, karena dianggap lebih lembut dan ramah bumi daripada formula keras dengan sulfat atau pewangi berlebihan.  7. Tekstur Unik untuk Konsistensi Rutin Tren sensory-forward textures juga berkembang — kata Sensient Beauty, mulai dari cleansing balms yang berubah jadi oil, hingga foam dan gels yang punya sensasi mewah di kulit. Mereka membantu membuat langkah membersihkan wajah jadi lebih enak dilakukan.  8. Cleansing dengan Prinsip Skinimalism Sejalan skinimalism, SkinLab Med Spa menyebutkan pembersihan wajah jadi dirancang praktis tanpa banyak langkah. Produk 2-in-1 atau 3-in-1 yang membersihkan, menenangkan, dan melembapkan sekaligus jadi tren utama di 2025.  Pada akhirnya, memilih cara membersihkan wajah bukan soal ikut-ikutan tren, melainkan menemukan apa yang paling cocok untuk kulit kita. Entah itu dengan langkah ganda, pembersih hibrida, atau formula lembut untuk kulit sensitif, yang terpenting adalah konsistensi. Karena wajah kita hanya punya satu, dan membersihkannya dengan benar adalah bentuk sederhana dari rasa sayang pada diri sendiri. [][Eva Evilia/TBV]