Dua hal yang sering bikin kita panik soal kulit: garis halus yang tiba-tiba muncul dan kekenyalan yang mulai menurun. Padahal, kulit itu seperti tubuh—kalau jarang dilatih, ya gampang lemes. Di dunia skincare, peptide adalah ‘alat gym’ khusus kulit Anda. Ia membantu kulit tetap strong, terangkat, dan sehat.
Masalahnya, tidak banyak orang tahu apa itu peptide, kenapa seru, dan bagaimana cara pakainya. Banyak juga yang tergoda tren tanpa benar-benar paham manfaatnya untuk kulit masing-masing.
Sebelum kita kalap belanja serum baru, yuk kenalan dulu dengan si superstar anti-aging ini.
Apa Itu Peptide dan Kenapa Penting?
Peptide adalah rantai kecil dari asam amino yang menjadi blok pembangun protein kulit—termasuk kolagen dan elastin. Saat kulit kehilangan kolagen akibat usia atau paparan UV, peptide bertugas memberi sinyal agar kulit kembali memproduksinya.
Bayangkan peptide seperti personal trainer untuk kulit: dia ngingetin, “Hei, ayo bangun kolagen lagi!”
Peptide juga membantu memperbaiki skin barrier serta meningkatkan elastisitas kulit, sehingga tampak lebih kenyal dan halus.
Ada berbagai jenis peptide—ada yang fokus mengencangkan, ada yang membantu menenangkan kulit, bahkan ada yang bikin pori-pori terlihat lebih rapat.
Cara Pakai Biar Hasilnya Optimal
Peptide paling efektif dalam bentuk serum atau moisturizer. Pakai setelah toner dan sebelum sunscreen di pagi hari—atau sebelum night cream di malam hari.
Bisa dikombinasikan dengan hyaluronic acid atau ceramide. Tapi hati-hati bila digabung dengan AHA/BHA berkonsentrasi tinggi atau vitamin C tertentu—kadang mereka nggak akur.
Dan seperti olahraga, kuncinya adalah konsisten. Nggak bisa berharap kulit langsung kencang dalam semalam. [][Rudi Tenggarawan/TBV]