Bandung, Jawa Barat, Indonesia
SkinCare

Skincare Sehari dalam Hidup Anda

Ditulis oleh Eva Evilia Dipublikasikan pada 27 October 2025 25

Skincare Sehari dalam Hidup Anda

Rahasia kulit sehat dimulai dari ritual kecil yang konsisten dan penuh makna.

Pernahkah Anda sadar bahwa kulit punya ritme harian? Dari bangun tidur sampai malam, kulit kita bekerja terus-menerus menjaga kelembapan, memperbaiki sel, dan melindungi diri dari paparan luar. Bagaimana menjaganya?

Tahukah Anda, banyak orang yang baru sadar pentingnya skincare justru setelah kulitnya mulai 'protes'? Dua langkah paling sederhana — membersihkan dan melembapkan — sering diremehkan, padahal jadi pondasi segalanya.

Ritual skincare bukan tentang bertarung melawan jerawat atau menyerang minyak berlebih. Ini tentang memahami kulit sendiri, mengenali sinyal kecilnya, dan menanggapi dengan lembut. Kadang, yang kulit kita butuhkan bukan produk baru, tapi rutinitas yang sabar dan konsisten.

Jadi, sebelum Anda mencari serum ajaib atau masker viral, coba tanya dulu: apakah Anda sudah rutin mencuci muka dengan sabun yang sesuai, atau masih asal bilas dengan air seadanya? Karena, sesederhana itu langkah awal menuju kulit yang bahagia. Agar lebih mudah, mari lihat bagaimana kulit bekerja sepanjang hari.

Pagi: Saat Kulit Siap Bertugas Bersama Anda
Begitu Anda bangun, kulit masih dalam fase ‘recovery’. Di sinilah pembersih lembut, toner ringan, dan pelembap berperan. Puncaknya adalah sunscreen — pelindung utama dari sinar UV yang bisa mempercepat penuaan dini. Bahkan saat cuaca mendung, tabir surya tetap wajib, karena sinar UVA menembus awan.

Siang: Saat Keringat dan Polusi Mengepung
Aktivitas membuat wajah terpapar polusi dan minyak alami yang menumpuk. Tidak perlu mencuci wajah berkali-kali — cukup lap dengan tisu lembap atau semprotkan facial mist. Pastikan kulit tetap lembap agar tidak memproduksi minyak berlebih.

Malam: Waktu Kulit Mengalami Perbaikan
Setelah seharian beraktivitas, kulit butuh istirahat. Inilah saat terbaik untuk membersihkan makeup dan sisa sunscreen, lalu memakai serum dan krim malam. Di fase inilah bahan aktif seperti niacinamide, retinol, atau hyaluronic acid bekerja maksimal memperbaiki sel kulit.

Menjadikan skincare sebagai ritual berarti Anda sedang berkomitmen pada diri sendiri. Bukan hanya untuk tampil cantik, tapi juga untuk merasa nyaman dengan kulit yang Anda miliki.

Setiap langkah kecil — dari mencuci muka, memakai toner, hingga tidur cukup — adalah bentuk perhatian yang akan berbuah manis. Rawatlah kulit Anda dengan cinta, bukan tuntutan. 

Beauties, tak ada satu formula yang cocok untuk semua orang. Kulit setiap orang unik, dan yang terpenting adalah konsistensi. Kenali ritme tubuh, dengarkan kulit Anda, dan rawatlah dengan penuh kesadaran. [][Eva Evilia/TBV]

Artikel Terkait

Skincare Pria untuk Wajah Cerah
MenZone

14 Oct 2025

Skincare Pria untuk Wajah Cerah

Pernahkah Anda menatap cermin setelah seharian di tengah hujan dan kemacetan, lalu merasa wajah tampak lelah dan kusam?  Di musim hujan Oktober 2025, polusi kota seperti Jakarta atau Bandung, ditambah udara lembap, sering meredupkan kilau wajah pria. Namun, skincare bukan hal rumit atau hanya untuk wanita. Dengan rutinitas sederhana dan bahan alami Indonesia, seperti kopi atau temulawak, Anda bisa mengembalikan wajah cerah yang mencerminkan semangat.   Bayangkan melangkah ke kantor atau bertemu teman dengan wajah segar, meski hujan rintik-rintik membasahi jaket Anda. Skincare pria adalah tentang kepraktisan—tak perlu banyak produk, hanya beberapa langkah yang tepat. Menurut Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology [2023], polusi dapat meningkatkan kerusakan kulit hingga 20% tanpa perawatan rutin. Oleh karena itu, rutinitas ini adalah cara mudah untuk meningkatkan kepercayaan diri, baik saat rapat penting atau nongkrong di kafe. Baca Juga: 12 Langkah Merawat Area Intim Pria Mulai dengan Pembersihan dan Perlindungan   Langkah pertama menuju wajah cerah adalah membersihkan kulit dengan benar. Kulit pria cenderung lebih berminyak, dan polusi musim hujan menyumbat pori, membuat wajah tampak lelah. Gunakan pembersih berbasis gel dengan ekstrak kopi Bali, yang kaya antioksidan untuk melawan radikal bebas dari asap kendaraan. Pijat wajah selama 30 detik setiap pagi dan malam, lalu bilas dengan air suam-suam kuku. Rasanya seperti menyegarkan wajah Anda setelah seharian berjuang di tengah cuaca tropis.   Setelah membersihkan, jangan lewatkan sunscreen SPF 30 bertekstur gel, ideal untuk kulit pria yang cenderung berminyak. Banyak produk lokal mengandung ekstrak teh hijau, yang mengontrol minyak sekaligus melindungi dari sinar UV, bahkan di hari mendung. Aplikasikan secukupnya—sekitar dua jari penuh—sebelum keluar rumah, dan ulangi jika terpapar hujan. BPOM [2025] menyatakan bahwa sunscreen rutin mengurangi penuaan dini hingga 70% di iklim tropis. Langkah ini seperti perisai yang menjaga wajah Anda tetap cerah, meski cuaca tak menentu.   Anda juga bisa menambahkan serum ringan berbasis temulawak setelah pembersihan. Temulawak, bahan lokal yang banyak digunakan UMKM Indonesia, mengandung kurkumin untuk mencerahkan kulit. Cukup 2-3 tetes, pijat perlahan hingga menyerap. Serum ini seperti setetes energi untuk wajah Anda, membantu melawan kusam tanpa terasa lengket, cocok untuk pria yang mengutamakan kepraktisan. Baca Juga: Skincare Pria untuk Kulit Kusam Dukung Kulit dari Dalam   Skincare dari luar perlu diperkuat dari dalam untuk hasil maksimal. Makanan kaya zinc, seperti ikan laut atau kacang mede dari pasar lokal, mendukung regenerasi kulit. Penelitian di Journal of Dermatology [2023] menunjukkan bahwa zinc mempercepat perbaikan kulit hingga 10% dalam tiga bulan. Tambahkan semangkuk sup ikan atau segenggam kacang mede ke menu harian Anda, dan pastikan minum cukup air untuk mengeluarkan racun, termasuk polutan yang terserap kulit.   Bayangkan tubuh Anda seperti mesin yang membutuhkan bahan bakar berkualitas. Nutrisi ini tidak hanya baik untuk kulit, tetapi juga meningkatkan energi sehari-hari. Misalnya, segelas jus jambu biji lokal, kaya vitamin C, bisa menjadi pendamping sempurna untuk rutinitas Anda. Dengan begitu, wajah Anda mendapat dorongan alami untuk tetap cerah, meski musim hujan membuat hari terasa kelabu. Skincare pria untuk wajah cerah tidak perlu memakan waktu atau tenaga. Dengan pembersih kopi, sunscreen, serum temulawak, dan nutrisi seimbang, Anda bisa menghadapi musim hujan dengan wajah segar yang memancarkan kepercayaan diri. Bahan lokal Indonesia menambah keajaiban pada rutinitas ini, menjadikannya praktis dan dekat dengan keseharian. Untuk tips lain, jelajahi artikel kami di rubrik SkinCare tentang skinimalisme. Mulailah sekarang, dan biarkan wajah Anda mencerminkan semangat pria modern! [][Rommy Rimbarawa/TBV] Sumber Eksternal:   [BPOM: Keamanan Produk Skincare][https://www.pom.go.id]   Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology [2023], “Pollution and Male Skin Health”   Journal of Dermatology [2023], “Zinc and Skin Regeneration”  

5 Kesalahan Drama Skincare Kulit Remaja
SkinCare

14 Oct 2025

5 Kesalahan Drama Skincare Kulit Remaja

Masa remaja adalah masa penuh eksperimen. Termasuk soal perawatan wajah. Di era media sosial, dengan mudahnya informasi bertebaran, banyak remaja ingin segera punya kulit mulus tanpa jerawat. Sayangnya, semangat itu kadang berujung pada kesalahan kecil yang malah memperburuk keadaan kulit. Kesalahan pertama adalah terlalu sering cuci muka. Banyak remaja percaya semakin sering wajah dibasuh, semakin bersih jadinya. Padahal, mencuci muka lebih dari dua kali sehari justru membuat kulit kehilangan minyak alaminya, memicu iritasi, bahkan memicu jerawat baru. Kesalahan kedua, pakai produk terlalu banyak sekaligus. Melihat influencer skincare yang memakai 10 langkah perawatan, remaja kadang ikut-ikutan. Kulit remaja yang masih sensitif akhirnya kebingungan, lalu bereaksi dengan kemerahan atau breakout. Padahal, cukup cleanser ringan, pelembap, dan tabir surya untuk sehari-hari. Kesalahan ketiga, memencet jerawat sembarangan. Ada kepuasan tersendiri ketika benjolan kecil itu hilang seketika, tapi bekas yang ditinggalkan sering kali jauh lebih sulit diatasi. Luka, noda hitam, bahkan bopeng bisa jadi ‘oleh-oleh’ yang bertahan lama. Baca Juga: Cara Instan untuk Memutihkan Kulit: Risiko dan Solusi Kesalahan keempat, menyalin produk orang lain tanpa memahami kebutuhan kulit sendiri. Teman cocok dengan krim tertentu, bukan berarti kulit kita akan bereaksi sama. Setiap kulit punya cerita berbeda—ada yang cenderung berminyak, ada yang kering, ada pula yang sensitif. Kesalahan terakhir, meremehkan tabir surya. Banyak remaja merasa tabir surya hanya perlu dipakai saat ke pantai. Padahal, sinar UV hadir setiap hari, bahkan menembus kaca jendela. Tanpa perlindungan, kerusakan kulit bisa menumpuk sejak dini dan baru terasa di kemudian hari. Baca Juga: Anti-Pollution Skincare? Apa Itu? Semua kesalahan ini sebetulnya wajar. Namanya juga belajar merawat diri. Yang penting adalah mau memahami kulit sendiri, sabar, dan konsisten. Kulit remaja sedang aktif-aktifnya, jadi perawatan sederhana dan tepat biasanya sudah cukup untuk menjaga kesehatannya. Orangtua dan guru juga punya peran. Alih-alih melarang atau menyepelekan, mereka bisa membantu memberi informasi yang benar. Dengan begitu, perawatan wajah bukan sekadar ikut tren, melainkan bagian dari membangun kebiasaan sehat jangka panjang. Pada akhirnya, kulit remaja tidak harus sempurna. Ia hanya perlu dirawat dengan bijak agar tetap sehat. Jerawat sesekali muncul bukan akhir dunia—justru tanda kulit sedang bekerja melindungi diri. Yang lebih penting adalah bagaimana remaja tumbuh percaya diri, dengan atau tanpa jerawat di wajah. [][Eva Evilia/TBV]

Cara Memilih Sunscreen untuk Kulit Berminyak di Musim Hujan
Blog

14 Oct 2025

Cara Memilih Sunscreen untuk Kulit Berminyak di Musim Hujan

Musim hujan di Indonesia, seperti yang mulai terasa di September 2025, membawa kelembapan tinggi yang bisa jadi musuh bagi pemilik kulit berminyak. Kelembapan membuat kulit memproduksi sebum berlebih, menyebabkan pori tersumbat, jerawat, dan kilau berlebihan.  Namun begitu Beauties, perlindungan matahari tetap penting, bahkan saat mendung, karena sinar UVA/UVB tetap bisa menembus awan. Menurut penelitian dari Journal of Dermatology [2023], 80% kerusakan kulit akibat sinar UV terjadi pada hari berawan. Nah, bagaimana cara memilih sunscreen yang cocok untuk kulit berminyak tanpa bikin wajah terasa lengket atau memicu komedo? Artikel ini, didukung wawasan farmasi dari Universitas Padjadjaran, akan memandu Anda memilih sunscreen ideal dengan formula ringan, non-comedogenic, dan inspirasi bahan lokal Indonesia. Mengapa Sunscreen Penting untuk Kulit Berminyak?   Kulit berminyak cenderung memiliki lapisan sebum alami yang membuatnya tampak glossy, tapi ini tidak cukup melindungi dari sinar UV. Paparan sinar matahari tanpa perlindungan dapat mempercepat penuaan dini, hiperpigmentasi, dan bahkan meningkatkan risiko kanker kulit. Badan Pengawas Obat dan Makanan [BPOM] Indonesia merekomendasikan penggunaan sunscreen dengan SPF minimal 30 untuk aktivitas sehari-hari. Namun, tantangan terbesar bagi kulit berminyak adalah menemukan produk yang tidak menyumbat pori atau terasa berat di cuaca lembap. Berikut adalah kriteria dan tips berbasis sains untuk memilih sunscreen yang tepat. Baca Juga: Day Cream Penting untuk Perlindungan Kulit Harian Kriteria Sunscreen Ideal untuk Kulit Berminyak   Berikut adalah poin-poin penting yang perlu diperhatikan saat memilih sunscreen, berdasarkan ilmu kosmetik farmasi: 1. Pilih Formula Non-Comedogenic   Non-comedogenic berarti produk tidak menyumbat pori, yang krusial untuk mencegah jerawat dan komedo. Cari label 'non-comedogenic' atau 'oil-free' pada kemasan. Contoh bahan yang aman adalah zinc oxide atau titanium dioxide, yang sering ditemukan pada sunscreen fisik [physical/mineral sunscreen]. Bahan ini juga cocok untuk kulit sensitif, menurut studi di International Journal of Cosmetic Science [2022]. 2. Perhatikan SPF dan PA yang Sesuai   Sun Protection Factor [SPF] mengukur perlindungan terhadap UVB, sementara Protection Grade of UVA [PA] melindungi dari UVA. Untuk kulit berminyak, pilih SPF 30-50 dan PA+++. Produk dengan SPF terlalu tinggi [misalnya 100] sering kali terasa berat dan kurang nyaman di iklim tropis. BPOM menyarankan SPF 30 untuk aktivitas indoor-outdoor ringan, cukup untuk melindungi selama 4-6 jam di musim hujan. 3. Tekstur Ringan: Gel atau Lotion Lebih Baik   Sunscreen berbasis gel atau lotion lebih cocok untuk kulit berminyak dibandingkan krim tebal. Tekstur gel menyerap cepat, memberikan efek matte, dan tidak meninggalkan residu berminyak. Beberapa produk lokal Indonesia, seperti yang menggunakan ekstrak lidah buaya atau daun teh hijau, menawarkan tekstur ringan sekaligus manfaat antioksidan. 4. Bahan Aktif yang Mengontrol Sebum   Cari sunscreen dengan bahan seperti niacinamide atau ekstrak witch hazel, yang membantu mengurangi produksi sebum tanpa mengeringkan kulit. Niacinamide, misalnya, terbukti dalam studi Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology [2021] dapat mengurangi kilau minyak hingga 20% setelah 4 minggu pemakaian rutin. Produk lokal yang memanfaatkan ekstrak temulawak juga bisa jadi pilihan karena sifat anti-inflamasinya. 5. Tahan Air untuk Musim Hujan   Di musim hujan, cari sunscreen dengan label 'water-resistant' untuk menjamin perlindungan saat terkena air hujan atau keringat. Namun, ingat untuk mengaplikasikan ulang setiap 2-3 jam jika terpapar air terus-menerus, sesuai pedoman BPOM. Baca Juga: Kulit Halus Bukan Mimpi: Rahasia Perawatan dari Rumah Rekomendasi Produk Lokal dan Cara Penggunaan   Indonesia kaya akan bahan alami yang bisa diintegrasikan ke dalam sunscreen. Beberapa merek lokal yang terdaftar di BPOM, seperti Wardah, Emina, atau merek UMKM berbasis bahan alami, menawarkan sunscreen dengan formula ringan. Contohnya, produk dengan ekstrak kelapa atau teh hijau lokal sering kali ramah untuk kulit berminyak. Berikut langkah penggunaan sunscreen yang benar: 1. Bersihkan Wajah: Gunakan pembersih wajah berbasis gel untuk menghilangkan minyak berlebih.   2. Aplikasikan Pelembap Ringan: Pilih pelembap berbasis air untuk menjaga hidrasi tanpa menambah minyak.   3. Gunakan Sunscreen: Aplikasikan 2 jari penuh [sekitar 2 gram] untuk wajah dan leher, 15 menit sebelum keluar rumah.   4. Re-apply: Ulangi setiap 2-3 jam, terutama setelah terkena hujan atau keringat.   Tips Tambahan: Gunakan bedak tabur berbahan mineral untuk efek matte setelah sunscreen, terutama untuk aktivitas outdoor di musim hujan. Peringatan: Hal yang Harus Dihindari   - Sunscreen Kedaluwarsa: Periksa tanggal kadaluarsa, karena bahan aktif seperti avobenzone bisa kehilangan efektivitas.   - Produk Tanpa Label BPOM: Hindari sunscreen dari sumber tidak jelas untuk mencegah risiko bahan berbahaya seperti merkuri.   - Over-application: Terlalu banyak sunscreen bisa membuat kulit terasa lengket dan memicu komedo.   Inspirasi dari Bahan Lokal Indonesia   Indonesia punya potensi besar dalam pengembangan kosmetik berbasis bahan alami. Misalnya, ekstrak temulawak dan kunyit, yang kaya antioksidan, bisa menjadi bahan tambahan dalam sunscreen untuk melawan radikal bebas akibat polusi. Penelitian dari Fakultas Farmasi Unpad [2024] menunjukkan bahwa ekstrak temulawak dapat meningkatkan perlindungan kulit hingga 15% dibandingkan formula standar. Dukungan untuk cosmeticpreneur lokal yang memanfaatkan bahan ini juga sejalan dengan misi beautyversity.id untuk memajukan inovasi kosmetik Indonesia. Jadi Beauties, memilih sunscreen untuk kulit berminyak di musim hujan bukan hanya soal estetika, tapi juga kesehatan kulit jangka panjang. Dengan memperhatikan formula non-comedogenic, tekstur ringan, dan bahan aktif seperti niacinamide atau ekstrak lokal, Anda bisa menjaga kulit tetap sehat tanpa kilau berlebih. Pastikan produk pilihan Anda terdaftar di BPOM untuk keamanan. Untuk informasi lebih lanjut tentang perawatan kulit berbasis sains, jelajahi rubrik SkinCare kami atau cek artikel terkait tentang pembersih wajah untuk kulit berminyak. [][Eva Evilia/TBV]  Sumber Eksternal:   - [BPOM: Panduan Memilih Kosmetik Aman] - Journal of Dermatology [2023], 'UV Protection in Overcast Conditions'  

Tiga Skincare Ritual Harian untuk Kulit Sehat
SkinCare

04 Dec 2025

Tiga Skincare Ritual Harian untuk Kulit Sehat

Tiga langkah harian—membersihkan, menghidrasi, dan melindungi—membantu menjaga kulit tetap sehat, seimbang, dan bercahaya dengan hasil yang konsisten.