Bandung, Jawa Barat, Indonesia
HairCare MythBuster

Hair Cycling: Rotasi Shampoo untuk Rambut Sehat

Ditulis oleh Nabil SF Dipublikasikan pada 19 November 2025 32

Hair Cycling: Rotasi Shampoo untuk Rambut Sehat

Hair cycling adalah metode merawat rambut dengan mengganti jenis shampoo secara bergantian sesuai kebutuhan kulit kepala dan kondisi rambut.

Hair Cycling bukan sekadar mengikuti tren, tetapi membantu rambut mendapatkan perawatan yang lebih tepat tanpa membebani kulit kepala dengan bahan yang sama setiap hari. Konsep ini mirip dengan skin cycling untuk memberi jeda dan rotasi formula agar setiap produk bekerja optimal.

Mengapa hair cycling penting? Karena masalah rambut tidak hanya satu. Kadang kita butuh shampoo anti-ketombe ketika kulit kepala bermasalah, lalu setelah ketombe teratasi, kebutuhan rambut berubah misalnya ingin memperkuat batang rambut, menambah kelembapan, atau mengurangi rontok. Jika hanya memakai satu jenis shampoo terus-menerus, ada risiko kulit kepala “jenuh”, mengalami penumpukan residu, atau justru menimbulkan masalah baru.

Dengan hair cycling, kita bisa menggunakan shampoo sesuai fase kebutuhan, misalnya:
Fase 1: Anti-ketombe digunakan ketika kulit kepala berminyak, gatal, atau muncul serpihan.
Fase 2: Strengthening dilakukan setelah kondisi kulit kepala stabil, berganti ke shampoo yang menguatkan akar dan batang rambut.
Fase 3: Moisturizing diaplikasikan saat rambut mulai kering atau kusam, gunakan shampoo pelembap agar batang rambut kembali lentur.

Pertanyaannya, apakah aman mengganti-ganti shampoo?
 Aman. Selama tidak memiliki alergi terhadap kandungannya dan perpindahan dilakukan sesuai kebutuhan rambut, metode ini justru membantu kulit kepala tetap seimbang. Dermatolog pun sepakat bahwa tidak ada satu shampoo yang mampu memenuhi semua kebutuhan rambut sepanjang waktu, karena faktor lingkungan, hormon, dan kebiasaan styling terus berubah.

Bagaimana dengan shampoo multifungsi?
 Memang ada shampoo yang klaimnya sekaligus menguatkan, menumbuhkan rambut, dan mencegah ketombe, namun biasanya efeknya tidak sekuat produk yang fokus pada satu masalah. Anti-ketombe membutuhkan bahan aktif khusus (misal: zinc pyrithione, piroctone olamine, atau ketoconazole), sementara formula penguat rambut lebih banyak memakai protein, kafein, atau niacinamide. Karena itu, satu shampoo bisa saja “serbaguna”, tetapi tidak selalu optimal untuk semua kondisi secara bersamaan.

Jadi,  hair cycling adalah strategi untuk menjaga rambut tetap sehat tanpa ribet. Dengan mengenali kondisi rambut dan memilih shampoo sesuai fase yang dibutuhkan, rambut bisa lebih kuat, bersih, dan terawat dari hari ke hari. Jika dilakukan rutin dan tepat, hasilnya bisa terasa dalam beberapa minggu. . [] [Nabil SF/TBV]

Artikel Terkait

Perawatan Rambut Usia 20-an Menurut Trichologist
BahanAktif

06 Jan 2026

Perawatan Rambut Usia 20-an Menurut Trichologist

Rambut sehat di usia 20-an bukan hanya soal genetik, tapi soal keputusan kecil yang diambil setiap hari. Lalu, apa kata ahli rambut tentang perawatan yang tepat di usia ini, dan kandungan apa saja yang seharusnya mulai diperhatikan sejak sekarang?

Sabun Kojic Acid Bisa Memutihkan Kulit dalam Seminggu?
Blog

14 Oct 2025

Sabun Kojic Acid Bisa Memutihkan Kulit dalam Seminggu?

MITOS: Ada yang bilang, sabun kojic acid sanggup memutihkan kulit dalam seminggu. Benarkah? FAKTA: Di tengah maraknya produk kecantikan di marketplace Indonesia, sabun kojic acid jadi primadona. Banyak iklan mengklaim sabun ini bisa memutihkan kulit hanya dalam seminggu. Namun, apakah klaim ini benar, atau hanya mitos pemasaran? Musim hujan seperti sekarang, dengan kulit cenderung lembap dan kusam, membuat banyak orang tergiur. Kita akan membongkar fakta ilmiah di balik sabun kojic acid, termasuk cara kerjanya, risiko, dan harapan realistis, sehingga Anda bisa membuat keputusan bijak. Apa Itu Kojic Acid dan Bagaimana Cara Kerjanya?   Kojic acid adalah bahan alami yang dihasilkan dari fermentasi jamur, sering digunakan dalam kosmetik untuk mencerahkan kulit. Menurut Journal of Cosmetic Dermatology [2022], kojic acid bekerja dengan menghambat enzim tyrosinase, yang bertanggung jawab atas produksi melanin [pigmen kulit]. Oleh karena itu, bahan ini efektif untuk mengurangi hiperpigmentasi, seperti bekas jerawat atau flek hitam.   Namun, sabun kojic acid berbeda dari krim atau serum. Karena sabun hanya bersentuhan dengan kulit sebentar sebelum dibilas, efektivitasnya terbatas dibandingkan produk leave-on. Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kojic acid dalam sabun biasanya rendah [1-2%], sehingga efek mencerahkan membutuhkan waktu lebih lama dari yang diiklankan. Baca Juga: Tiga Mitos Masker Wajah dan Fakta di Baliknya Memutihkan Kulit dalam Seminggu?   Banyak iklan sabun kojic acid menjanjikan kulit 'putih glowing' dalam 7 hari. Sayangnya, ini tidak realistis. Berikut fakta ilmiahnya:   - Waktu Efek Nyata: Studi klinis menunjukkan perubahan warna kulit akibat kojic acid baru terlihat setelah 4-8 minggu pemakaian rutin, bukan seminggu.   - Faktor Lain: Warna kulit dipengaruhi genetika, paparan sinar UV, dan pola hidup. Sabun saja tidak cukup tanpa perlindungan sunscreen atau perawatan lain.   - Efek Sementara: Sabun kojic acid membersihkan sel kulit mati, yang bisa membuat kulit tampak lebih cerah sesaat, tetapi ini bukan 'pemutihan' permanen.   Selain itu, istilah 'memutihkan' sering menyesatkan. Kojic acid lebih cocok untuk meratakan warna kulit, bukan mengubah warna alami kulit secara drastis. Risiko dan Efek Samping   Meski kojic acid relatif aman, ada risiko yang perlu diperhatikan, terutama untuk kulit sensitif di musim hujan:   - Iritasi Kulit: Penelitian BPOM [2024] mencatat bahwa kojic acid dosis tinggi dapat menyebabkan kemerahan atau rasa terbakar, terutama jika sabun digunakan terlalu sering.   - Produk Palsu: Banyak sabun kojic acid di pasaran tidak terdaftar BPOM dan mungkin mengandung bahan berbahaya seperti merkuri. Pastikan memilih produk dengan label resmi.   - Fotosensitivitas: Kojic acid bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap matahari, jadi penggunaan sunscreen wajib, terutama saat cuaca mendung di musim hujan.   Untuk meminimalkan risiko, lakukan uji coba pada area kecil kulit sebelum penggunaan rutin. Baca Juga: Apakah Parfum Harus Disemprot ke Seluruh Tubuh? Cara Pakai Sabun Kojic Acid yang Aman   Agar efektif dan aman, ikuti langkah berikut:   1. Gunakan 1-2 Kali Sehari: Busakan sabun, aplikasikan ke wajah selama 20-30 detik, lalu bilas hingga bersih.   2. Kombinasikan dengan Sunscreen: Lindungi kulit dari UV dengan sunscreen SPF 30+ setelahnya.   3. Lengkapi dengan Pelembap: Gunakan pelembap berbasis air untuk mencegah kekeringan, yang umum di musim hujan.   Sebagai inspirasi lokal, beberapa UMKM Indonesia mengombinasikan kojic acid dengan ekstrak beras atau kunyit, yang kaya antioksidan. Produk ini sering lebih ramah untuk kulit tropis. Alternatif untuk Hasil Lebih Cepat   Jika ingin hasil lebih cepat, pertimbangkan produk leave-on seperti serum kojic acid atau krim dengan konsentrasi lebih tinggi [tentu dengan saran dokter kulit]. Selain itu, perawatan seperti chemical peeling di klinik terpercaya bisa lebih efektif untuk hiperpigmentasi, meski harus hati-hati pada kulit berminyak. Beauties, sabun kojic acid memang bisa membantu mencerahkan kulit dan mengurangi flek hitam, tetapi klaim 'putih dalam seminggu' adalah mitos. Efek nyata membutuhkan waktu, konsistensi, dan kombinasi dengan perawatan lain seperti sunscreen. Oleh karena itu, pilih produk terdaftar BPOM, gunakan dengan benar, dan kelola ekspektasi Anda. Untuk tips lebih lanjut, cek artikel kami di rubrik SkinCare tentang memilih sunscreen atau perawatan flek hitam. [][Vikalena Lasmoskwa/TBV]  Sumber Eksternal:   - [BPOM: Keamanan Kosmetik] - Journal of Cosmetic Dermatology [2022] 

Fokus Perawatan Rambut Usia 30-an untuk Menjaga Ketebalan, Elastisitas, dan Kerontokan.
HairCare

12 Jan 2026

Fokus Perawatan Rambut Usia 30-an untuk Menjaga Ketebalan, Elastisitas, dan Kerontokan.

Memasuki usia 30-an, rambut wanita butuh perawatan yang lebih tepat dengan cara yang benar, pemilihan kosmetik rambut yang tepat, dan ingredient tepat untuk menjaga ketebalan, elastisitas, serta kendalikan kerontokan.

Microbiome Skincare yang Mengubah Cara Memahami Kesehatan Kulit
BeautyLife

21 Nov 2025

Microbiome Skincare yang Mengubah Cara Memahami Kesehatan Kulit

Kulit manusia merupakan ekosistem kompleks yang dihuni jutaan mikroorganisme bermanfaat.