Bandung, Jawa Barat, Indonesia
MythBuster

Benarkah Mencabut Alis Membuatnya Tumbuh Lebih Tebal dan Gelap?

Ditulis oleh Rudi Tenggarawan Dipublikasikan pada 25 November 2025 53

Benarkah Mencabut Alis Membuatnya Tumbuh Lebih Tebal dan Gelap?

Mencabut alis tidak membuat rambut tumbuh lebih tebal atau gelap. Perubahan visual hanyalah fase awal pertumbuhan rambut baru.

Mitos tentang alis yang tumbuh lebih tebal setelah dicabut masih sering terdengar hingga sekarang. Namun, benarkah perubahan itu terjadi karena proses mencabutnya?

Fenomena mencabut alis sudah berlangsung lama, dari teknik grooming tradisional hingga tren kecantikan modern. Banyak yang memilih mencabut alis untuk merapikan bentuk atau menghilangkan rambut-rambut liar yang mengganggu penampilan. Namun, bersama kebiasaan ini, beredar pula berbagai mitos yang membuat sebagian orang ragu melakukannya.

Mitos paling populer menyebut bahwa rambut alis akan tumbuh lebih tebal, lebih gelap, atau lebih cepat setelah dicabut. Narasi ini berkembang dari kesan visual yang muncul ketika rambut baru tumbuh dan tampak lebih kasar dibandingkan rambut alis yang sudah lama tumbuh.

Menurut dermatolog dari American Hair Research Society, pertumbuhan rambut tidak berubah hanya karena proses pencabutan. Rambut tumbuh dari folikel, dan mencabut rambut tidak mengubah ukuran maupun struktur folikel tersebut.

Dilansir dari Healthline, rambut baru yang tumbuh biasanya terlihat lebih tebal karena ujungnya masih tumpul. Inilah yang sering membuat orang menyimpulkan bahwa mencabut alis membuat rambut terlihat lebih kasar padahal itu hanya fase awal pertumbuhan.


Mitos-Mitos Populer Seputar Mencabut Alis
Mitos pertama:
mencabut alis membuat rambut tumbuh lebih cepat. Faktanya, kecepatan pertumbuhan alis ditentukan oleh siklus rambut, bukan oleh proses pencabutan.

Mitos kedua: rambut akan tumbuh lebih gelap setelah dicabut. Warna rambut ditentukan oleh melanin, yang tidak berubah hanya karena rambut ditarik keluar.

Mitos ketiga: sering mencabut alis membuat alis semakin tebal. Yang terjadi sebenarnya adalah ilusi visual karena rambut baru biasanya muncul lebih singkat dan belum memiliki ujung yang meruncing.

Beberapa orang bahkan percaya bahwa mencabut alis bisa memicu pertumbuhan rambut di area lain. Padahal, pertumbuhan rambut hanya terjadi pada folikel yang sudah ada—mencabut tidak menciptakan folikel baru.
Fakta Ilmiah tentang Pertumbuhan Rambut Alis
Pertumbuhan rambut ditentukan oleh tiga fase utama: anagen [fase tumbuh], katagen [fase transisi], dan telogen [fase istirahat]. Menurut Journal of Investigative Dermatology, mencabut rambut hanya memulai ulang siklus ini, bukan memengaruhi ketebalan rambut selanjutnya.

Rambut alis baru tampak lebih tebal hanya di awal karena ujungnya belum halus. Seiring waktu, rambut tersebut akan kembali terlihat normal dan mengikuti tekstur alis yang lain.

Namun, terlalu sering mencabut dapat memberi efek lain: folikel rambut bisa mengalami trauma ringan. Jika dilakukan berulang dalam jangka panjang, beberapa folikel bisa berhenti memproduksi rambut sehingga alis malah menipis.

Kesimpulannya, yang benar bukanlah alis tumbuh lebih tebal setelah dicabut, tetapi bahwa alis akan tetap tumbuh sesuai genetiknya—dan kebiasaan mencabut justru bisa membuatnya menipis jika dilakukan berlebihan. [][Rudi Tenggarawan/TBV]

penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi

Artikel Terkait

Benarkah Jerawat Akan Hilang Setelah Dewasa?
MythBuster

14 Jan 2026

Benarkah Jerawat Akan Hilang Setelah Dewasa?

Jerawat tidak otomatis hilang setelah dewasa. Ia dipicu hormon, stres, dan peradangan, sehingga perlu disikapi dengan perawatan dan gaya hidup yang tepat.

Sunscreen Racun? Yuk Kita Bedah Faktanya!
MythBuster

02 Dec 2025

Sunscreen Racun? Yuk Kita Bedah Faktanya!

Mitos sunscreen beracun tidak memiliki dasar ilmiah. Sunscreen aman digunakan dan penting untuk mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV.

Kesalahan Umum saat Menggambar Alis
Decorative

22 Jan 2026

Kesalahan Umum saat Menggambar Alis

Kesalahan menggambar alis sering terjadi karena warna, tekanan, dan teknik. Dengan langkah sederhana, alis bisa terlihat lebih natural dan seimbang.

Tren Kosmetik untuk Pria di 2025
MenZone

14 Oct 2025

Tren Kosmetik untuk Pria di 2025

Tren kosmetik pria pada tahun 2025 diperkirakan akan mengalami perkembangan signifikan, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan perawatan diri dan penampilan di kalangan pria. Jika dulu kosmetik identik dengan dunia wanita, kini tren telah bergeser; kosmetik pria semakin mendapat perhatian, bahkan mengalami evolusi yang tak kalah menarik. Pria masa kini lebih sadar akan pentingnya perawatan diri, baik untuk kesehatan kulit maupun penampilan sehari-hari. Dari produk multifungsi yang praktis hingga bahan alami yang ramah lingkungan, kebutuhan kosmetik pria terus berkembang mengikuti gaya hidup modern. Mari kita eksplorasi lebih jauh tren kosmetik pria yang akan mendominasi tahun 2025 dan bagaimana mereka merevolusi cara pria merawat diri. Berikut beberapa tren yang diprediksi akan mendominasi: ilustrasi tren kosmetik pria - Beautyversity | canva.com 1. Produk Perawatan Kulit yang Lebih Canggih Pria akan semakin tertarik pada produk perawatan kulit dengan formulasi canggih yang menawarkan solusi spesifik, seperti anti-penuaan, pengendalian minyak berlebih, dan perlindungan terhadap polusi. Penggunaan bahan aktif seperti asam salisilat, niacinamide, dan peptida akan menjadi umum dalam produk perawatan kulit pria. 2. Kosmetik Multifungsi Produk kosmetik yang menggabungkan beberapa fungsi dalam satu kemasan akan populer, seperti pelembab yang juga mengandung SPF dan bahan antioksidan. Kepraktisan menjadi prioritas bagi konsumen pria yang menginginkan rutinitas perawatan yang efisien. 3. Pengaruh Skincare Korea Tren perawatan kulit ala Korea, yang menekankan hidrasi dan tampilan kulit sehat bercahaya, akan mempengaruhi produk kosmetik pria. Pria akan lebih terbuka untuk mencoba rutinitas perawatan kulit yang lebih lengkap, termasuk penggunaan toner, serum, dan masker wajah. Baca Juga: Perawatan Pasca-Cukur dengan Aftershave 4. Fokus kepada Bahan Alami dan Ramah Lingkungan ilustrasi tren kosmetik pria - Beautyversity | canva.com Konsumen pria akan lebih selektif dalam memilih produk yang menggunakan bahan alami dan memiliki kemasan ramah lingkungan. Kesadaran akan keberlanjutan dan dampak lingkungan dari produk kosmetik akan mempengaruhi preferensi mereka. 5. Tampilan Alis dan Bulu Mata Natural Tren alis dan bulu mata yang tampak natural akan diminati, dengan produk yang dirancang untuk mempertegas tanpa memberikan kesan berlebihan. Pria akan mencari produk yang membantu merapikan dan menebalkan alis serta bulu mata secara alami. 6. Kembali ke Dasar dengan Persiapan Tata Rias Generasi Berikutnya Pria akan lebih fokus pada persiapan kulit sebelum menggunakan produk kosmetik, memastikan kulit dalam kondisi optimal untuk hasil yang lebih baik. Ini mencakup penggunaan primer dan produk perawatan kulit yang meningkatkan tekstur dan kesehatan kulit.Dengan perkembangan ini, industri kosmetik pria akan semakin beragam, menawarkan produk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional tetapi juga selaras dengan nilai dan preferensi konsumen modern. [][Rommy Rimbarawa/TBV] *penulisan artikel ini dibantu ChatGPT 4