Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Decorative

Dermaroller: Tren Skincare yang Viral. Benarkah Efektif?

Ditulis oleh Eva Evilia Dipublikasikan pada 01 December 2025 21

Dermaroller: Tren Skincare yang Viral. Benarkah Efektif?

Dermaroller rumahan bisa membantu meningkatkan tekstur kulit, namun tetap memiliki risiko. Gunakan jarum pendek, jaga kebersihan, dan hindari jika kulit sedang iritasi.

Dermaroller lagi naik daun, banyak yang bilang hasilnya bikin kulit lebih halus dan glowing. Tapi sebelum ikut tren viralnya, penting untuk tahu apakah alat ini benar-benar aman digunakan di rumah.

Dermaroller adalah alat kecil berbentuk roller yang dipenuhi jarum-jarum mikro. Ketika digulirkan ke kulit, jarum ini menciptakan micro-injury yang merangsang produksi kolagen. Teknik ini menjadi populer karena dianggap mampu memperbaiki tekstur kulit, bekas jerawat, hingga membuat skincare lebih mudah menyerap.

Menurut Cleveland Clinic, microneedling profesional terbukti efektif untuk merangsang kolagen dan memperbaiki tekstur kulit. Namun dermaroller rumahan memiliki jarum yang lebih pendek dan efeknya lebih ringan. Meski begitu, risikonya tetap ada jika tidak dilakukan dengan benar.

Banyak orang tertarik mencobanya karena hasilnya terlihat cepat pada beberapa individu. Sayangnya, viralnya tren ini membuat sebagian orang lupa mempertimbangkan faktor kebersihan, teknik, dan kondisi kulit masing-masing.

Sebelum memutuskan ikut tren, penting untuk memahami cara kerja, manfaat, dan batas aman penggunaan dermaroller rumahan.

Manfaat Dermaroller Rumahan, Selama Digunakan dengan Benar
Dermaroller rumahan dapat membantu meratakan tekstur kulit dan membuat penyerapan skincare lebih baik. Jarum pendek [0.2–0.3 mm] cukup untuk membantu produk bekerja lebih efektif tanpa menimbulkan luka dalam.

International Journal of Dermatology menyebutkan bahwa microneedling ringan dapat membantu meningkatkan hidrasi kulit karena jalur mikro memungkinkan bahan seperti hyaluronic acid meresap lebih optimal.

Selain itu, penggunaan rutin yang aman dapat membantu kulit terlihat lebih plump dan cerah. Banyak pengguna juga merasakan kulit lebih halus setelah beberapa minggu.

Namun, hasil yang didapat tergantung kondisi kulit. Dermaroller bukan solusi cepat untuk semua masalah dan tidak cocok untuk kondisi tertentu.


Risiko, Batasan, dan Kapan Dermaroller Tidak Boleh Dipakai
Penggunaan dermaroller di rumah harus ekstra hati-hati. Jarum yang tidak steril dapat memicu infeksi, iritasi, atau breakout parah. Karena itu, alat harus selalu dibersihkan dengan alkohol 70% sebelum dan sesudah dipakai.

Dermatolog dari British Skin Foundation menjelaskan bahwa dermaroller rumahan tidak boleh digunakan pada kulit yang sedang aktif berjerawat, eksim, rosacea, atau inflamasi karena dapat memperburuk kondisi.

Selain itu, terlalu sering menggunakan dermaroller — misalnya setiap hari — dapat merusak skin barrier dan membuat kulit menjadi lebih sensitif. Idealnya, penggunaan dilakukan satu kali per minggu untuk jarum pendek.

Jika kulit terasa panas, merah, atau perih berkepanjangan setelah pemakaian, hentikan penggunaan dan biarkan kulit pulih total. Tidak semua orang cocok dengan teknik micro-injury ini, terutama pemilik kulit sangat sensitif. [][Eva Evilia/TBV]

penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi

Artikel Terkait

Mengenal Kandungan Brightening pada Skincare
BahanAktif

16 Dec 2025

Mengenal Kandungan Brightening pada Skincare

Kandungan brightening seperti niacinamide, vitamin C, dan alpha arbutin membantu meratakan warna kulit dan memberi kilau sehat secara bertahap.

Skincare Sehari dalam Hidup Anda
SkinCare

27 Oct 2025

Skincare Sehari dalam Hidup Anda

Rahasia kulit sehat dimulai dari ritual kecil yang konsisten dan penuh makna.

Peptide: Latihan Beban untuk Kulit yang Malas Kencang
BahanAktif

18 Nov 2025

Peptide: Latihan Beban untuk Kulit yang Malas Kencang

Peptide membantu kulit memproduksi kolagen dan elastin, menjaga kekenyalan dan mengurangi tanda penuaan.

Purging atau Breakout, Apa Bedanya?
SkinCare

22 Dec 2025

Purging atau Breakout, Apa Bedanya?

Purging dan breakout sering disalahartikan. Keduanya berbeda dari penyebab, lokasi jerawat, hingga respons kulit terhadap produk skincare baru.